Pengamat: Pilkada di Sulut Rawan Konflik Horisontal

Perspektif Sulut
MANADO — Kepala pusat kajian otak dan perilaku social dari Uninversitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Dr, Taufik Pasiak menegaskan, Pilkada di Sulut rawan terjadi Konflik Horisontal, jika tidak segera dicegah. 
Hal ini ditegaskan Pasiak saat mengisi diskusi publik dalam “Perspektif Sulut” yang digelar oleh media di salah satu kafe yang terletak di jalan 17 Agustus Manado, Jumat (27/11/2015).
Pasiak mengatakan, polemik yang terjadi pada tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado merupakan suatu persoalan yang harus disikapi bersama, terutama dari segi keamanan dan jika tidak maka bisa terjadi konflik horizontal. 
“Salah satu Paslon yang digugurkan oleh KPU setempat meski sebelumnya disahkan kemudian dianulir lagi, merupakan sejarah baru di Manado yang menjadi perhatian Nasional, dan ini harus disikapi bersama antara penyelenggara pemilu dan pihak keamanan,” ungkapnya.
Selain itu Pasiak menyatakan, Paslon yang diusung oleh Partai Golkar dan PAN yaitu Jimmy Rimba Rogi dan Bobby Daud ketika telah diloloskan kemudian dianulir kembali oleh KPU, maka pendukungnya bisa memberontak karena merasa penyelenggara pemilu tidak serius. 
“Ini yang patut diantisipasi agar tidak terjadi benturan di masyarakat, yang bisa mengancam stabilitas keamanan dan Pilkada bisa ditunda,” katanya.
JURNALIS : ISHAK KUSRANT

Jurnalis Cendana News wilayah Sulawesi Utara. Bergabung dengan Cendana News sejak bulan September 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, jurnalis dan fotografer di beberapa media online, media cetak dan radio.

Akun twitter : @IKusrant

Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Ishak Kusrant
Lihat juga...