Pengendara dan Warga Keluhkan Debu dari Perbaikan Jalan di Tuban

TUBAN — Sudah lebih dari lima bulan pengerjaan perbaikan jalan di Jalan Tuban-Semarang KM 6, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, tepatnya sebelah barat terminal baru Tuban hingga kini belum juga selesai. Terlihat sebuah alat berat dan beberapa orang pekerja masih terus melakukan pengerjaan perbaikan jalan.
Dari pantauan Cendana News, kondisi jalan khususnya jalan yang menuju kearah Semarang masih cukup membahayakan bagi para pengendara, utamanya pengendara sepeda motor. Karena diruas jalan tersebut masih banyak didapati bahan material yang berserak seperti pasir dan juga batu-batu kecil yang biasa digunakan untuk memperbaiki jalanan. Selain itu kondisi ketinggian jalan yang tidak rata dan pekatnya debu yang beterbangan juga menjadi sebuah “tantangan” bagi para pengendara yang melintasi jalan Raya Tuban -Semarang.
Beberapa orang pengendara motor terlihat menepi untuk sekedar memasang masker sebelum melanjutkan perjalanannya agar tidak menghirup debu. 
“Harus pakai masker kalau lewat jalan sini, karena debunya berterbangan,” ujar Doni salah satu pengendara motor.
Dia mengharapkan perbaikan jalannya bisa segera selesai karena debunya sudah sangat mengganggu pengendara.
Selain mengganggu para pengendara, debu juga cukup mengganggu warga sekitar, seperti yang diungkapkan Yono.
Menurutnya debu yang dihasilkan dari proyek perbaikan jalan yang sudah berjalan kurang lebih lima bulan ini cukup mengganggu warga karena setiap hari dirinya dan juga warga lainnya harus menghirup debu pasir material perbaikan jalan.
JURNALIS : AGUS NURCHALIQ

Jurnalis Cendana News wilayah Jawa Timur/Malang. Gabung dengan Cendana News Maret 2015. 

Akun twitter : @shugabst2
Lihat juga...