Penggunaan Lampu LED dan LHE Dapat Menimbulkan Harmonisa


SURABAYA — Sejak diperkenalkan dengan lampu Light Emiting Diode (LED) yang digadang-gadang lebih hemat, dan lebih tahan lama. Masyarakat lebih suka menggunakan lampu LED daripada lampu Lampu Hemat Energi (LHE). Tapi, tahukah Anda lampu LED juga mempunyai kelemahan.
Kelemahan tersebut ditemukan oleh mahasiswa Universitas Kristen (UK) Petra, Deva Kristanto (22 tahun) mahasiswa jurusan Teknik Elektro menjelaskan bahwa penggunaan lampu LED dan LHE dapat menimbulkan harmonisa.
“Harmonisa yaitu menyebabkan efek panas, suara dan beban listrik juga naik,” terangnya kepada Cendana News, Sabtu (14/11/2015).
Harmonisa yang diperbolehkan berdasarkan standart Pembangkit Listrik Negara (PLN) yaitu tegangan 5 persen dan 20 persen arus. Untuk pengukuran harmonisa menggunakan alat Flux 41 B.
“Alat ini sementara hanya untuk peneliti, masyarakat masih jarang yang punya,” jelasnya.
Hasil dari pengukuran harmonisa lampu LED lebih tinggi daripada lampu LHE. Tetapi, untuk tarif listrik lampu LED lebih murah daripada lampu LHE. Harmonisa diketahui dari grafik yang dilihat di alat flux 41 B.
“Kedepannya semoga penelitian ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.
JURNALIS : CHAROLIN PEBRIANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Jawa Timur. Gabung dengan Cendana News Mei 2015. 

Akun twitter : @charolineemoo
Lihat juga...