Perangkat Dicuri, ASDP Bakauheni Lakukan Perbaikan Sarana Navigasi

Perbaikan sarana navigasi
LAMPUNG — Perbaikan alat Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) di Perairan pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan Provinsi Lampung yang mengalami kerusakan terus dilakukan pihak otoritas pelabuhan. 
Manager Operasional PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Bakauheni, Heru Purwanto menyebutkan, beberapa kerusakan sedang diperbaiki dan bahkan sedang dalam tahap penyelesaian. Namun sangat disayangkan, meski sering diperbaiki, namun tangan tak bertanggungjawab berulangkali mencurinya.
“Memang sudah berkali kali kami lakukan penggantian sarana navigasi yang rusak namun setelah dipasang hilang lagi karena ulah oknum tak bertanggungjawab mencuri alat tersebut, padahal alat itu sangat penting untuk keselamatan pelayaran,”ujar Heru Purwanto saat dikonfirmasi Cendana News di kantor ASDP Bakauheni , Senin (23/11/2015)
Disebutkan, bagian yang sering hilang karena dicuri oleh oknum tak bertanggungjawab antara lain panel tenaga surya, accu untuk tenaga listrik bagi alat navigasi tersebut. Hal tersebut menyebabkan sebanyak 13 alat bantu navigasi perairan tersebut bahkan tidak menyala pada bagian lampu sehingga para nahkoda harus lebih berhati hati saat melalui alur masuk dan alur keluar pelabuhan Bakauheni. Alur masuk dan alur keluar yang berada di sekitar 3 mil dari pelabuhan Bakauheni tersebut berupa tanda alur keluar, tanda pulau, tanda kedangkalan yang memiliki warna berbeda diantaranya merah, kuning, hijau.
“Kita sedang usahakan penggantian cat agar saat disorot lampu bisa menyala,”ungkap Heru Purwanto.
Pemeliharaan alat alat navigasi tersebut menurut Heru Purwanto untuk memastikan alat alat navigasi berfungsi dengan baik untuk pelayaran kapal kapal yang ada di Selat Sunda. Dalam sehari kapal kapal yang melakukan pelayaran di lintasan Selat Sunda dari pelabuhan Bakuheni menuju Pelabuhan Merak Banten rata rata mencapai 80-90 trip dengan jumlah kapal sebanyak 27-28 kapal Roll on Roll Off.
Dari pantauan Cendana News, kendala yang dihadapi PT ASDP Bakauheni melalui bagian pemeliharaan alat navigasi dalam memperbaiki alat tersebut diantaranya kondisi perairan yang tak bersahabat dan sarana perbaikan yang menggunakan perahu nelayan tradisional. 
Pemeliharaan sarana navigasi tersebut juga dilakukan oleh pelabuhan landing craft tank yang melintas di BBJ dari pelabuhan Muara Piluk ke Pelabuhan Bojonegara Banten. 
Beberapa alat navigasi tersebut menurut penanggungjawab KSOP Bakauheni Hidayattulah mengungkapkan pemeliharaan sarana navigasi merupakan tanggungjawab perhubungan laut.
“Syahbandar hanya melaporkan jika ada kerusakan karena pemeliharaan atau perbaikan dilakukan oleh dirjen perhubungan laut ,”ungkap Hidayatullah di Bakauheni.
Ia mengaku sarana bantu navigasi laut sangat diperlukan untuk lalulintas laut terutama bagi kapal kapal yang melintas di Selat Sunda. 
Perairan Selat Sunda

JURNALIS : HENK WIDI

Bergabung dengan Cendana News pada bulan November 2014. Dengan latar belakang sebagai Jurnalis lepas di beberapa media dan backpacker, diawal bergabung dengan Cendana News, Henk Widi fokus pada pemberitaan wisata dan kearifan lokal di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Twitter: @Henk_Widi
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Henk Widi
Lihat juga...