Perbaikan Jalan di Lereng Pegunungan Mudahkan Aktifitas Warga

Jalan Masyarakat Dataran Tinggi Diperbaiki
LAMPUNG — Ruas jalan penghubung beberapa desa di lereng Gunung Rajabasa Lampung Selatan diperbaiki dari semula jalan berbatu kini menjadi jalan beraspal. Beberapa desa yang berada di lereng Gunung Rajabasa selama ini masih mengandalkan jalan berbatu yang menyulitkan warga dalam melakukan aktifitas distribusi hasil perkebunan serta mobilitas.
Salah satu warga Desa Merambung, Umar (45) mengaku keinginan warga untuk mendapatkan jalan yang bagus tersebut sudah cukup lama diinginkan mulai dari jalan tanah, onderlag hingga jalan lantasir. Selama ini masayarakat masih memanfaatkan jalan utama sepanjang sekitar 10 kilometer untuk menuju ke ibukota Kecamatan maupun ibukota kabupaten.
“Jalan menuju ke ibukota kabupaten harus memutar karena warga jarang melalui ruas Way Kalam-Merambung-Padan karena kondisinya yang kurang bagus dengan jalanan berbatu,”ungkap Umar kepada Cendana News, Kamis (12/11/2015).
Selain kondisinya kurang bagus ruas jalan tersebut menurut Umar merupakan jalur yang rawan longsor karena berada di lokasi yang di sisi kanan dan kiri jalan penuh dengan batu batu besar. Ia mengaku menyambut langkah pemerintah setempat yang telah melakukan pembuatan talud agar lokasi lokasi yang rawan longsor bisa diminimalisir. 
“Saya tetap menyambut positif perbaikan jalan tersebut namun beberapa ruas jalan yang tidak ditalud dan diberi drainase dikuatirkan cepat rusak dengan adanya aliran air,”ungkap Umar.
Hal tersebut juga diungkapkan oleh salah satu tokoh Desa Merambung, Hamdan (40) yang berharap pembuatan talud lebih diperhatikan pada bagian yang selama ini menjadi lokasi rawan longsor terutama musim penghujan. Sebab ia mengakui kondisi tanah pegunungan serta tanah yang labil mengakibatkan jalan di ruas tersebut membutuhkan pembuatan talud.
Pembangunan ruas jalan yang berdasarkan pantauan Cendana News, dari ruas Desa Way Kalam masih sampai di wilayah Desa Merambung. Ruas jalan yang merupakan jalan kabupaten menjadi penghubung desa desa di punggung Gunung Rajabasa diantaranya Desa Way Kalam-Desa Merambung-Desa Padan-Desa Rawi.
Kepala Unit Pelayanan Tekhnis (KUPT) Dinas Pekerjaan Umum Kecamatan Penengahan, Budi, saat dikonfirmasi melalui saluran telepon mengaku saat ini proses pengerjaan beberapa ruas jalan kabupaten yang dibangun dengan sumber APBD tahun 2015 sedang dikerjakan.
“Kami sedang mengusulkan agar jalan penghubung tersebut bisa tersambung aspal seluruhnya hingga ke desa Padan dan desa lain,”ungkap Budi.
Pentingnya jalan di wilayah tersebut diakui sebagian besar masyarakat terutama untuk akses warga dan mendistribusikan hasil bumi milik warga. Sebagian besar warga di lereng Gunung Rajabasa merupakan petani pekebun yang menghasilkan komoditas perkebunan diantaranya kopi Lampung, kakao, kelapa, sayuran, kelapa serta beberapa jenis kayu untuk bangunan.


JURNALIS : HENK WIDI

Bergabung dengan Cendana News pada bulan November 2014. Dengan latar belakang sebagai Jurnalis lepas di beberapa media dan backpacker, diawal bergabung dengan Cendana News, Henk Widi fokus pada pemberitaan wisata dan kearifan lokal di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Twitter: @Henk_Widi

Lihat juga...