Plasser & Theurer, Kereta Khusus Perawatan Rel

Salah satu alat untuk memperbaiki jalur kereta api
JAKARTA — Kereta Api merupakan sebuah angkutan massal yang banyak peminatnya. Memberikan pelayanan dan kenyamanan, pihak penyelenggara, dalam hal ini PT. KAI menempatkan beberapa petugas khusus untuk mengecek kelayakan jalur yang akan digunakan, baik itu bantalan hingga rel kereta.
Beberapa lokasi, tugas pengecekan dilakukan personil dengan cara manual, namun adapula yang menggunakan teknologi, seperti di areal sibuk, seperti DKI menuju daerah lain, atau sebaliknya. Hal tersebut dilakukan untuk mensukseskan slogan ” Lebih Baik Tidak Berangkat, Daripada Tidak Pernah Sampai “. 
Senin siang (23/11/2015) di tengah terik panas sinar matahari yang menyengat, saat menyambangi Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Cendana News melihat sebuah kendaraan yang layaknya lokomotif namun bukan kereta. Kendaraan tersebut dikenal dengan nama Plasser & Theurer. 
Seorang petugas petugas sarana PT. KAI DAOP I Jakarta, Sutrisno sempat menjelaskan, Plasser & Theurer adalah sebuah mesin khusus perawatan jalan rel kereta api, salah satu jenisnya adalah Multi Tie Tamper ( MTT ) untuk memadatkan batu – batu kricak / ballast yang ada dibawah bantalan rel.
“Sehingga bantalan rel kembali pada ketinggian semula alias tidak amblas turun ke bawah,” kata nya menjelaskan. 
Sutrisno menambahkan, jenis Plasser & Theurer banyak jenisnya, namun intinya adalah alat untuk memperbaiki dan merawat ketinggian bantalan rel kereta api, sehingga bantalan rel tetap aman meski dilewati ratusan rangkaian kereta api non stop selama 24 jam.
Disebutkan, pengecekan dilakukan setiap hari. Secara bergantian petugas juru pemeriksa rel mengecek dengan cara menyusuri jalur rel kereta api untuk memastikan apakah jalur dan bantalan rel tersebut aman saat akan dilalui sebuah rangkaian kereta api. 
Jika ditemukan masalah atau ketidakberesan di sepanjang  jalur rel, maka petugas segera menghubungi stasiun terdekat, kemudian stasiun mengontak kantor Daerah Operasi ( DAOP ) setempat. Kalau kerusakannya serius, mereka mengirimkan kereta api khusus dilengkapi Mesin Perawatan Jalan Rel ( MJPR ).[JURNALIS : EKO SULESTYONO]

Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Eko Sulestyono
Lihat juga...