Progam Revitalisasi Pasar Perlu Dana Besar


BALIKPAPAN-–Program revitalisasi pasar di Balikpapan terus dilakukan oleh pemerintah. Karena pasar merupakan tempat rutinitas masyarakat melakukan kegiatan jual beli. 
Ketersediaan pasokan bahan makanan untuk masyarakat menjadi tolak ukur dari kecukupan pasokan yang ada di pasar-pasar.
Kepala Dinas Pasar Kota Balikpapan Heri Misnoto mengatakan revitalisasi pasar akan dilakukan sesuai dengan perkembangan ekonomi dan perkembangan kota. “Bagaimana pasar akan direvitalisasi, akan disesuaikan dengan kebutuhan terkini,” katanya, Senin (2/11/2015).
Ia menerangkan setiap tahunnya pemerintah mengkaji dan membuat blueprint, bagaimana Kota Balikpapan akan berkembang dalam kurun waktu tertentu, ke mana arah perkembangannya. Kemudian revitalisasi pasar akan mengikuti itu, agar tidak terjadi penumpukan pada satu sektor saja.
Untuk saat ini, pasar yang tengah direncanakan untuk direvitalisasi adalah Pasar Klandasan, yang saat ini dianggap sudah cukup tua bangunannya dan perlu diperbaharui pada beberapa bagian bangunan, serta Pasar Pandansari yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran dan merusak beberapa slot kios.
Heri Misnoto.
Kepala Dinas Pasar Kota Balikpapan
“Jembatan di Pasar Pandan Sari kemarin rusak setelah kebakaran, itu juga akan kami perbaiki. Di Balikpapan Timur sana kami akan launching Pasar Teritip. Jadi revitalisasi ini tidak dilakukan dalam kurun waktu tertentu, tapi melihat kebutuhannya seperti apa,” sambung Heri.
Sedangkan Pasar Klandasan, dia memperkirakan revitalisasi membutuhkan yang tak sedikit, yaitu sekitar Rp1,5 miliar. Begitu pun dengan Pasar Pandansari yang jelas akan lebih memakan banyak anggaran karena kerusakan akibat kebakaran terbilang cukup parah.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tara Alorante rencana revitalisasi untuk kedua pasar tersebut masih didiskusikan mengenai rencana pasti pembangunan termasuk jumlah anggaran yang diperlukan, dan dari mana penganggaran akan didapat.
“Meski revitalisasi pasar harus dilakukan sesegera mungkin demi kenyamanan pengguna pasar, instansi yang dipimpinnya harus menunggu kebijakan yang diputuskan oleh segenap pejabat pemerintah kota yang berwenang. Hal ini terkait kemampuan anggaran yang dimiliki oleh pemerintah kota,” tutupnya. (Editor : Sari Puspita Ayu)
JURNALIS : FERRY CAHYANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Balikpapan, gabung dengan Cendana News sejak awal tahun 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, menjadi jurnalis di beberapa media online dan cetak lokal. 
Akun twitter @fer_rry
Lihat juga...