PT KAI Daop Surabaya Minta Bantuan TNI Amankan Aset

Humas PT. KAI Daop Surabaya, Sumarsono
SURABAYA — Terkait aksi teror yang terjadi di Paris maupun di Jakarta baru-baru ini membuat pihak perkereta apian waspada. PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya akan meminta bantuan TNI dan Polri untuk mengamankan aset-asetnya.
Humas PT. KAI, Sumarsono mengaku pengamanan selalu dilakukan, tidak hanya jika ada aksi teror. Hal ini dikarenakan aset PT. KAI dianggap penting.
“Pengamanan rutin selalu dilakukan oleh Pasukan Pengamanan Masyarakat stasiun yang selalu mobile di stasiun,” terangnya kepada Cendana News, Senin (16/11/2015).
Selain itu menurutnya, di petak jalan juga ada pengamanan jalur. Sebanyak 200 personil setiap harinya diterjunkan untuk mengamankan semua jalur yang dicurigai sebagai titik waspada.
“Sejauh ini masih aman, belum ada laporan aksi teror. Jika ditemukan hal tersebut di lapangan kami akan segera berkoordinasi dengan TNI dan Polri,” pungkasnya.
JURNALIS : CHAROLIN PEBRIANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Jawa Timur. Gabung dengan Cendana News Mei 2015. 

Akun twitter : @charolineemoo
Lihat juga...