Raja Denpasar Hadiahi Gubernur Sultra Sebuah Keris Dalam FKN

Penampilan peserta Festival Qasidah
KENDARI —  Di hari penutupan Festival Keraton Nusantara dan Masyarakat Adat ASEAN 2015 di Kota Kendari, raja Denpasar Bali ke IX yang juga Ketua FSKN, Ida Tjokorda Ngurah Jambe Pemecutan menghadiahi Gubernur Sultra, Nur Alan sebilah keris saat digelar seminar budaya, kemarin.
Penghargaan itu diberikan kepada Nur Alam karena dianggap sebagai pemimpin yang memperhatikan kelestarian seni dan budaya Bangsa Indonesia.
Menjelang kepulangan, Ida Tjokorda yang juga sempat berpesan kepada provinsi lain yang akab menjadi tuan rumah FKN, 2 tahun ke depan agar belajar di Provinsi Sultra.
” Calon tuan rumah FKN berikutnya harus belajar di Sultra. Karena pada waktu yang sama, Pemerintah Provinsi Sultra sukses menggelar event berskala nasional secara bersamaan, seperti Festival Lasqi dan Saka Pramuka nasional,” ujarnya.
Sementara itu, untuk menambah kesan indah, Nur Alam menjamu para sultan dan raja di Pulau Bokori. Sengaja tamu-tamu yang mulia itu diajak berwisata di Pulau Bokori karena ingin mempromosikan obyek wisata bahari yang baru saja diresmikan.
Kegiatan FKN yang berlangsung 4 hari di alun-alun MTQ Kendari, menampilkan pagelaran seni dan budaya dari beberapa kerajaan. Pertunjukan ini disaksikan ribuan penonton yang memadati alun-alun tersebut. 
Sementara itu, Sekda Provinsi Sultra, Lukman Abunawas saat menutup secara resmi event FKN dan Masyarakat Adat ASEAN 2015 mengatakan, forum silaturahmi ini dapat menumbuhkembangkan budaya dan memperkokoh persaudaraan para raja dan sultan se-Nusantara.
Setelah FKN dan Masyarakat Adat ASEAN berakhir, Pemerintah Provinsi Sultra masih melanjutkan event nasional lainnya yakni Festivak Qasidah dan Saka Pramuka di hutan Nangananga Kota Kendari. 
Kedua event nasional itu diikuti 33 provinsi, dan untuk Pramuka akan sekitar 2.600 orang dari seluruh penjuru Nusantara.
Pantauan Cendananews, event Lasqi berlangsung di dua panggung. Panggung utama Lasqi di tempatkan di bagian sebelah barat atau depan alun-alun. Sedangkan panggung kedua dibagian belakang atau di sisi timur alun-alun.
JURNALIS : RUSTAM

Jurnalis Cendana News wilayah Sulawesi Tenggara. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi wartawan di beberapa media cetak lokal maupun nasional. Gabung dengan Cendana News Oktober 2015. 

Akun twitter : @rustamcnd 
Lihat juga...