Safari Jurnalistik Sertakan Materi Keselamatan Berkendara


LAMPUNG—Para jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Harian Lampung Selatan (KJHLS), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lampung bekerjasama dengan Pemkab Lampung Selatan melakukan safari jurnalistik ke beberapa sekolah di Lampung Selatan. Safari jurnalistik yang dilakukan tersebut merupakan rangkaian pelatihan jurnalistik di beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan diikuti oleh siswa yang berminat pada dunia jurnalistik. 
Pelatihan jurnalistik dalam safari jurnalistik awal bulan November ini menurut ketua KJHLS Axgeis dilakukan untuk memberi pemahaman kepada siswa SMA akan dunia jurnalis dan kegiatan jurnalistik. Pelatihan yang diberikan mulai bulan Oktober lalu di SMAN 2 Kalianda tersebut diikuti oleh para siswa dengan antusias. Selanjutnya pelatihan jurnalistik dilakukan di SMA 1 Kalianda yang merupakan sekolah negeri di ibukota kabupaten Lampung Selatan.
“Tahap pertama kita lakukan safari jurnalistik di SMAN 2 Kalianda dan sambutan serta antusiasme siswa yang ikut patut dibanggakan terutama keinginan siswa untuk mengetahui seluk beluk dunia jurnalis,”ungkap Axgeis di SMAN 1 Kalianda Lampung Selatan Senin (2/11/2015)
Dalam safari jurnalistik yang dilakukan Komunitas Jurnalis Harian Lampung Selatan (KJHLS) tahap kedua ini mengusung tema  melalui Study Jurnalitik kita tingkatkan budaya menulis dan membaca dikalangan pelajar yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Kalianda.
Acara yang digelar di Ruang Laboratorium  SMAN 1 Kalianda tersebut dimulai sejak pagi dan dibuka lansung oleh Kepala Sekolah SMAN 2 Kalianda Muhammad Nurdin, S.Pd. dan ketua KJHLS Agxies yang juga salah satu jurnalis televisi serta di ikuti oleh 30 orang murid dari kels 11 dan 12 SMAN 1 Kalianda.
Dalam sambutannya, Muhammad Nurdin mengatakan ikut mendukung langkah jurnalis di Lampung Selatan yang berkesempatan melakukan safari jurnalistik ke beberapa sekolah diantaranya di SMAN 1 Kalianda. Ia juga menyambut positif langkah  murid-murid di SMAN 1 Kalianda yang mau  mengikuti Safari Jurnalistik yang diadakan oleh KJHLS.
“Saya atas nama keluarga besar SMAN 1 Kalianda sangat berterimaksaih atas kesempatan yang telah diberikan kepada murid-murid kami untuk mendapatkan pengetahuan tentang ke jurnalistikan yang akan diberikan oleh kawan-kawan dari KJHLS, “ ujarnya.
Dirinya menjelaskan, kegiatan seperti ini sangat posif agar bisa menghilangkan stigma,pandangan, serta persepsi  jelek terhadap dunia jurnalisme kepada anak-anak usia sekolah menengah dan juga bisa menambah wawasan bagi mereka yang masih haus tentang pengetahuan.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus dan juga bisa menambah wawasan bagi mereka yang mengikuti safari jurnalistik karena banyak hal bisa dipelajari oleh siswa dari jurnalis yang sudah bekerja sebagai pekerja pers di media, “ jelasnya.
Kegiatan pelatihan jurnalistik memang sudah ditunggu olah murid-murid SMAN 1 Kalianda akan tetapi baru hari ini bisa terlealisasi kepada murid SMAN 1 Kalianda.
Ia juga mengharapkan, kegiatan seperti ini harus sering dilakukan di kalangan anak-anak Sekolah karena lebih banyak manfaa nya bagi mereka dan setidaknya mereka tahu dasar dari dunia kejurnalistikan.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi mereka terutama mereka senang membaca dan menullis karena mereka bisa mengapresiasikan imajinasi mereka dalam bentuk tulisan atupun gambar, “ harapnya.
Sementara itu Ketua KJHLS Agxies menambahkan, kegiatan Safari Jurnalistik bertujuan untuk mengenalkan kepada peserta dunia jurnalistik yang selama ini dianggap jelak di muka umum padahal dunia informasi yang bisa membantu kemajuan bangsa.
“Kami dari KJHLS ingin mengenalkan dan belajar bersama bagimana dunia kejurnalistikan kepada adek-adek di SMAN 1 Kalianda di Era Digital seperti saat ini, “ ujarnya.
Ia menambahkan, dirinya sangat bertrima kasih atas fasilitas yang telah di siapkan oleh pihak SMAN 1 Kalianda dan kepada peserta yang sangat berantusias dalam mengikuti kegiatan seperti ini.
Selama safari jurnalistik terdebut peserta mendapat materi tentang dunia jurnalistik dari beberapa jurnalis baik media cetak, media elektronik serta media daring. Pelatihan dalam bentuk materi juga dilengkapi dengan simulasi proses sebuah berita disajikan kepada masyarakat dalam bentuk berita media cetak maupun elektronik. Selain itu pengenalan alat alat kerja jurnalis, serta undang undang yang berkaitan dengan perlindungan bagi jurnalis diantaranya UU No 40 tahun 1999.
“Semua siswa dibagi dalam kelompok kelompok dengan mengandaikan sistem kerja media cetak,televisi dari mulai penumpulan bahan hingga menyajikannya dalam bentuk berita,”terangnya.
Selain pengetahuan mengenai dunia jurnalistik, safari jurnalistik oleh KJHLS dan IJTI tersebut juga sekaligus memberikan materi terkait keselamatanan berkendara di jalan raya. Pemberian materi tersebut sekaligus upaya jurnalis dalam membantu tugas kepolisian dalam operasi Zebra Krakatau 2015. Materi tersebut dipandang penting karena saat ini pelajar rata rata sudah menggunakan kendaraan roda dua saat ke sekolah dan perlu diberikan pemahaman keselamatan berlalulintas.
Selain di sekolah tingkat menengah atas di lingkungan kabupaten Lampung Selatan kedepan KJHLS sebagai sebuah perkumpulan jurnalis di kabupaten ujung Selatan Pulau Sumatera tersebut berencana mengadakan safari jurnalistik ke sekolah SD dan SMP baik negeri maupun swasta.

JURNALIS : HENK WIDI

Bergabung dengan Cendana News pada bulan November 2014. Dengan latar belakang sebagai Jurnalis lepas di beberapa media dan backpacker, diawal bergabung dengan Cendana News, Henk Widi fokus pada pemberitaan wisata dan kearifan lokal di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Lihat juga...