Setahun Memimpin, Jokowi-JK Gagal Sejahterakan Pedagang

Abdullah Mansuri saat meninjau kebakaran pasar di Padang beberapa waktu lalu
JAKARTA — Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri menilai dalam satu tahun memimpin NKRI, Pemerintahan Jokowi-JK telah Gagal mensejahterakan para pedagang pasar.
Bahkan Abdullah menyebutkan, kebakaran pasar tradisional selama setahun kepemimpinan presiden Jokowi telah masuk pada tahap yang mengkhawatirkan.
Dikatakan, dalam rentang waktu Januari 2015 hingga Oktober 2015, total 246 pasar tradisional yang terbakar, ini artinya hampir setiap hari ada pasar tradisional di Indonesia yang terbakar. Hal tersebut menimbulkan banyak dampak negatif. Apalagi sampai ratusan, dampaknya akan jauh lebih besar, bukan hanya bagi para korban, tetapi juga bagi roda perekonomian bangsa.
“Pasar tradisional sebagai tulang punggung ekonomi bangsa, di 2015 sudah 246 kebakaran pasar di seluruh indonesia, kita bisa bayangkan satu pasar seribu orang, bila ini dibiarkan terus menerus, justru akan menimbulkan ekses yang buruk secara ekonomi maupun sosial,” ujar Abdullah Mansuri di Jakarta, Sabtu (21/11/2015).
Selain menghadapi kebakaran, pedagang tradisional juga harus bersaing dengan ritel modern atau mini market yang telah menjamur masuk di pelosok pelosok daerah. Padahal, dalam janji Jokowi saat kampanye, mengatakan bahwa setiap tahun ada program revitalisasi pasar.
“Dijanjikan tiap tahun akan membangun seribu pasar selama 5 tahun, seharusnya pasar pasar tradisional ada ditengah-tengah kota, namun setelah Jokowi berkuasa, malah dijauhkan ditengah sawah,” jelasnya.
JURNALIS : ADISTA PATTISAHUSIWA

Jurnalis Cendana News wilayah DKI. Jakarta. Bergabung dengan Cendana News pada Juni 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, jurnalis di beberapa media lokal dan nasional. 

Akun twitter : @dinopattisdebby
Lihat juga...