Taman Kota Kendari, Sarana Olahraga dan Wisata Lokal

Jogging track di Taman Kota Kendari
KENDARI — Pemandangan setiap pagi antara pukul 06.00 sampai 09.30 Wita, khususnya hari libur nasional  warga kota tumpah ruah di Taman Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Mereka terlihat secara berkelompok berlari-lari mengelilingi taman yang luasnya sekitar 3 hektar lebih.
Meski areanya tidak terlalu luas, namun warga dari berbagai penjuru Kota Kendari datang secara khusus berolahraga di tempat ini. Mereka berjalan atau berlari mengelilingi koridor taman yang dibangun sejak Asrun, Walikota Kendari didaulat memimpin kota ini.
Di bawah kanopi taman, sekelompok warga terlihat melakukan senam kesegaran. Gerakannya mengikuti gaya instruktur yang diiringi alunan musik menghentak-hentak. Sehingga meski tubuh malas bergoyang, namun mendengar musik senam tanpa sadar, tubuh bergerak mengikuti  musik.
Berbagai cara dilakukan saat  berolahraga, seperti yang terlihat. Ada yang berlari sambil mendengar musik melalui headshet yang sengaja dipasang di telinga. “Dengar musik sambil jalan, tidak terasa sudah beberapa putaran dilalui. Ya asyik saja, dengar musik,” ujar Hanna kepada Cendana News sambil berlalu.
Taman Kota Kendari menjadi tempat favorit berolahraga oleh warga Kendari, karena letaknya sangat strategis. Posisinya berada di jantung kota. Berada dalam kompleks  kantor wali kota. Mudah dijangkau dengan kendaraan umum.
Nah yang tidak kalah lagi, areanya sangat rindang dan sejuk. Dipenuhi berbagai jenis pohon kayu dan bunga. Sehingga meski matahari memancarkan sinarnya, seluruh koridor jogging tetap terhindar dari sinar matahari langsung.
Bagi warga yang membawa keluarga, khususnya anak kecil tidak perlu ragu datang ke taman. Karena ada tempat bermain bagi anak-anak, seperri bermain ayunan, bermain jungkat jungkit dan masih banyak lagi. Semuanya disediakan secara gratis oleh Pemerintah Kota Kendari.
Setelah lelah berolahraga, jangan lekas pulang ke rumah. Bisa beralih ke seberang Taman Kota Kendari, tepatnya di halaman parkir alun-alun MTQ. Jaraknya hanya sekitar 50 meter dari taman. Hanya dipisahkan dengan jalan utama Ahmad Yani.
Di halaman parkir alun-alun MTQ, bisa menikmati wisata kuliner. Wisata jajanan ini hanya dibuka pada hari libur saja. Dan dibuka pada jam 07.00 sampai 10.00 Wita. Setelah itu, halaman parkir kosong dan  bersih kembali.
Jajanan pagi yang tersedia beraneka ragam. Mulai dari bubur ayam, bubur kacang ijo, kue tradisional, buah-buahan, nasi goreng dan sebagainya. Duduknya pun tinggal pilih, mau di kursi yang telah disiapkan atau lesehan bersama pengunjung lainnya.
JURNALIS : RUSTAM

Jurnalis Cendana News wilayah Sulawesi Tenggara. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi wartawan di beberapa media cetak lokal maupun nasional. Gabung dengan Cendana News Oktober 2015. 

Akun twitter : @rustamcnd 
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Rustam
Lihat juga...