Tekan kemacetan, Pemkot Kendari Kebut Pembangunan Infrastruktur

Jalan lingkar yang menghubungkan Kota Kendari dengan Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan 
KENDARI — Setelah sukses meraih penghargaan Adipura Kencana tahun 2015 untuk kategori kota sedang di Indonesia, kini Pemerintah Kota Kendari berpacu membenahi ruas jalan protokoler,  jalan penghubung  dan drainase.
Menurut Askar, Kepala Bappeda Kota Kendari, dalam beberapa tahun belakangan ini pertumbuhan kota sangat pesat. Dibuktikan dengan meningkatnya investasi pembangunan rumah toko (Ruko), hotel, hiburan dan fasilitas ekonomi lainnya.
“Dengan tingkat pertumbuhan kota yang terbilang tinggi, utamanya investasi dari swasta sehingga Pemkot Kendari harus mengimbangi pembangunan fasilitas jalan dan fasilitas lainnya yang dibutuhkan. Khusus jalan, Pemkot semaksimal mungkin membenahi ruas-ruas jalan,” kata Askar kepada Cendana News, Selasa (24/11/2015).
Ruas jalan utama dalam Kota Kendari, seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan MT Haryono, Jalan By Pass, kini kondisinya sudah menjadi dua jalur. Padahal sebelumnya jalur utama transportasi angkutan darat ini hanya satu jalur dengan lebar jalan rata-rata 10 meter. Setelah dijadikan dua jalur, lebar jalan bertambah sehingga mencapai sekitar 26 meter.
Dengan pelebaran jalan tersebut, maka lalu lintas kendaraan sudah terlihat lancar. Tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalan protokoler. Selain jalan dibenahi, Pemerintah Kota Kendari juga melakukan pembenahan drainase. Meskipun belum semua wilayah dibenahi drainasenya, namun sudah dapat memperlancar arus air pada musim hujan.
Pemkot Kendari juga membenahi jalan penghubung, seperti yang terpantau Cendana News di Jalan Wayong menuju lokasi Pusat Promosi dan Informasi Daerah (P2ID) Sultra. Hasil pantauan, kondisi jalan sebelumnya hanya satu jalur dengan lebar jalan sekitar 8 meter. 
Namun sekarang sudah berubah menjadi dua jalur, dengan lebar jalan sekitar 20 meter. Proyek pekerjaan ini masih berlangsung. Sebagian jalan sementara diaspal dan sebagiannya lagi masih dalam tahap pengerasan.
Selain itu, Pemkot Kendari juga sementara melakukan penggusuran untuk membangun jalan lingkar (Ring Road) yang menghubungkan Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Konawe.
Bila jalan lingkar tersebut sudah berfungsi, maka arus kendaraan yang akan masuk dalam Kota Kendari tidak lagi menumpuk pada jalur utama di Lepo-lepo dan Powatu. Pengemudi kendaraan sudah bebas memilih jalur lain dan bisa menghindari dari jalur macet.
Jalan Ahmad Yani Kendari

JURNALIS : RUSTAM

Jurnalis Cendana News wilayah Sulawesi Tenggara. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi wartawan di beberapa media cetak lokal maupun nasional. Gabung dengan Cendana News Oktober 2015. 

Akun twitter : @rustamcnd 
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Rustam
Lihat juga...