Tingkatkan Nasionalisme, Kesbangpol Gelar PBM di Yogyakarta

Peserta Diklat
YOGYAKARTA — Semakin menipisnya jiwa nasionalisme generasi muda saat ini, membuat pemerintah melalui departemen terkait menggencarkan program-program kebangsaan. Program Bela Negara (PBN) digalakkan, salah satunya seperti yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) Jawa Tengah di kawasan Obyek Wisata Kaliurang, Sleman, Yogyakarta, Rabu (18/11/2015).
Lebih dari 200 peserta diklat bela negara berasal dari Jawa Tengah dan DI Yogyakarta turut serta dalam kegiatan tersebut. Edi Yusuf, pengawas kegiatan mengatakan, kegiatan ini merupakan Diklat Pembentukan Kader Pembina Bela Negara yang diikuti oleh 210 peserta terdiri dari pelajar dan mahasiswa, pemuda, pegawai di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.
“Acara ini sengaja digelar sebagai upaya membentuk kader pembina bela negara, yang nantinya diharapkan bisa menularkan wawasan kebangsaan kepada masyarakat luas di lingkungannya masing-masing,” jelasnya.
Edi menjelaskan, program Bela Negara tak hanya berupa diklat pembelajaran dan penyampaian materi. Namun, juga kegiatan konkrit pemberdayaan masyarakat desa yang selama ini dinilai masih kurang mendapatkan perhatian, seperti nelayan tradisional. 
Edi menjelaskan, jika selama ini nelayan tradisional jumlahnya lebih banyak dari nelayan modern, namun peralatan dan wilayah tangkapnya justru dipersempit. Untuk menumbuhkan rasa nasioanlisme mereka perlu ada perhatian dan langkah konkrit untuk membantu para nelayan tradisional tersebut.
Ke depan kata Edi, gerakan Bela Negara juga akan melibatkan berbagai ormas dan pondok pesantren. Bahkan, sejumlah ormas Islam telah bergabung dalam kegiatan Bela Negara. Keberadaan ormas yang kini semakin banyak juga perlu diketahui dan diajarkan tentang wawasan kebangsaan sehingga bisa satu visi dalam semangat kebangsaan. Sementara itu, pesantren juga menjadi perhatian dari program Bela Negara sebagai upaya menangkal paham radikal dan ISIS. 
“Saat ini, kita sudah memiliki angfita sebayak 40 Juta orang, dan ditargetkan nanti bisa mencapai sebayak 100 Juta orang,” kata Edi, sembari menambahkan dengan jumlah yang besar itu, diharapkan bangsa ini menjadi tangguh dan berdaulat.
Kesbangpol Linmas, menurut Edi, juga akan menyasar bidang pertanian dan budaya, sebagai upaya konkrit menanamkan jiwa nasionalisme. 
“Tidak kecuali kepada TKI yang akan bekerja di luar negri, juga kita beri pembekalan wawasan kebangsaan. Sebab, mereka ini juga termasuk duta bangsa dan pahlawan devisa”, pungkasnya. 
JURNALIS : KOKO TRIARKO

Jurnalis Cendana News wilayah DI.Yogyakarta. Bergabung dengan Cendana News bulan Agustus 2015. Sebelum bergabung di Cendana News, jurnalis, penulis dan fotografer di beberapa media cetak lokal.

Akun twitter @KOKOCND
Lihat juga...