Titiek Berkomitmen Lanjutkan Cita-cita Pak Harto Sejahterakan Petani

Pertemuan Titiek Soeharto dengan Poktan penerima bantuan
YOGYAKARTA — Anak keempat Presiden ke dua Republik Indonesia, Siti Heidati Hariyadi yang akrab disapa Titiek Soeharto berkomitmen untuk melanjutkan cita-cita ‘Bapak Pembangunan’. Salah satu caranya dengan memastikan sejumlah bantuan kepada puluhan kelompok tani dan kehutanan di wilayah Gunungkidul, Yogyakarta, telah disalurkan dan tepat sasaran.
“Karena itu, saya sengaja memilih Komisi IV yang membidangi pertanian dan perikanan. Dan, setiap reses saya selalu keliling daerah menyambangi petani dan memastikan berbagai bantuan itu sudah disalurkan tepat sasaran,” tegas Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto saat menggelar pertemuan bersama puluhan kelompok tani dan kehutanan se-kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, Kamis (12/11/2015).
Disebutkan, cita-cita Pak Harto adalah memajukan pertanian dan mensejahterakan petani. Dan sebagai bentuk tanggung-jawabnya selaku anggota dewan yakni menyalurkan dan mengawasi penyaluran berbagai bantuan pemerintah sampai kepada masyarakat.
Petemuan dalam rangka reses bersama kelompok tani dan kehutanan se-Kabupaten Gunungkidul penerima bantuan, Titiek juga menegaskan, sejumlah bantuan yang telah diterima tersebut merupakan bantuan pemerintah yang disalurkan melalui jalur aspirasai. 
“Sebagai anggota dewan, saya memiliki jatah untuk menyalurkan bantuan-bantuan pemerintah kepada yang membutuhkan,” sebut Titiek.
Hal senada juga disampaikan Komisi A DPRD Gunungkidul, Sarjana. Dia mengatakan, pertemuan tersebut diadakan sebagai upaya pengawasan atas disalurkannya sejumlah. Yaitu, traktor roda dua sebanyak  22 unit, traktor roda empat sejumlah 2 unit, pompa air sebanyak 5 unit, PUM PB sebanyak 5 paket berupa uang tunai sebesar Rp. 60 Juta perkelompok, PPMPBK senilai Rp. 50 Juta perkelompok untuk 15 kelompok.
“Bantuan itu berasal tiga kementerian yaitu Pertanian, KKP dan Kehutanan. Ada pun penyerahannya sudah dilakukan pada 24 Oktober 2015 oleh Dinas Pertanian Gunungkidul,” ungkap Sarjana menyebutkan bantuan yang sudah disalurkan melalui Titiek Soeharto.
Dengan demikian, sambung Sarjana, pertemuan hari ini bisa dikatakan sebagai langkah cek ricek terhadap penyaluran bantuan itu. Selain itu, pertemuan ini juga ingin menegaskan kepada para petani, bahwa sejumlah bantuan itu bisa disalurkan atas pengawalan dan rekomendasi Titiek Soeharto.
Sarjana mengatakam, mewakili seluruh kelompok tani penerima bantuan, menyatakan terimakasih atas peran dan pengawalan Titiek Soeharto, sehingga bantuan tersebut bisa diterima oleh kelompok tani di Gunungkidul. 
“Mbak Titiek itu adalah tokoh wanita kharismatik, pejuang petani dan nelayan se-Indonesia. Tanpa rekomendasi Mbak Titiek, bantuan itu tidak bisa turun di Gunungkidul,” ungkap Sarjana.
Dalam kesempatan yang sama, Sarjana menceritakan pula, bahwa rakyat Gunungkidul sempat ragu jika Titiek Soeharto akan memperhatikan petani. Namum, keraguan itu kini pupus. 
“Mbak Titiek selalu berkunjung ke berbagai wilayah di Yogyakarta menyambangi para petani, dan bahkan mengawal sumber-sumber bantuan dari pemerintah. Terbukti Mbak Titiek menepati janji dan tidak pernah lupa dengan rakyatnya,” ujarnya.
Selain Sarjana dan sekitar 100 petani se Gunungkidul, dalam sambungrasa dan silahturahmi tersebut juga turut mendampingi Kasi Program Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai Serayu Opak dan Progo, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Narjan. Dalam pertemuan itu pula, Titiek juga menampung keluhan para petani, dan menyatakan akan selalu melakukan berbagai usaha demi memajukan petani.

JURNALIS : KOKO TRIARKO

Jurnalis Cendana News wilayah DI.Yogyakarta. Bergabung dengan Cendana News bulan Agustus 2015. Sebelum bergabung di Cendana News, jurnalis, penulis dan fotografer di beberapa media cetak lokal.

Akun twitter @KOKOCND
Lihat juga...