Tolak PP 78, Buruh asal Lampung dan Banten Gelar Long March

Aksi Buruh
LAMPUNG — Menjelang tengah malam (18/11/2015) setelah buruh yang berada di wilayah Jawa Barat, DKI jakarta dan beberapa daerah yang lainnya, melakukan aksi Penolakan terhadap pemberlakuan PP 78/2015 tentang pengupahan, dengan cara melakukan aksi Long March, Bandung- Jakarta. Dengan start di Tugu Pahlawan Bandung, dan finis di Tugu Proklamasi Jakarta dengan melewati beberapa daerah diantaranya : Bandung, Purwakarta, Kerawang, Cikarang, Bekasi, dan finis di Jakarta.
Aksi buruh di beberapa kota tersebut pun diikuti oleh buruh dari wilayah Provinsi Lampung dan Provinsi Banten. Para buruh yang tergabung dalam beberapa organisasi buruh tersebut berasal dari  wilayah Tangerang, Serang, dan Cilegon bahkan Lampung, melakukan aksi yang sama, dengan rute serta jalur yang berbeda.
Buruh peserta aksi long march dari Lampung, mereka bergerak dari kota Bandar Lampung, menuju pelabuhan Merak. Salah satu buruh Andi (34) mengaku melakukan aksi long march dari Lampung dan melintasi Selat Sunda menggunakan kapal Roro bersama puluhan massa buruh lain mewakili buruh yang ada di wilayah Lampung.
“Kami ingin bergabung dengan para buruh yang akan melakukan aksi menolak PP 78 yang merugikan para buruh bersama dengan ribuan buruh lain di berbagai daerah,”ungkap Andi melalui saluran telepon genggam kepada Cendana News, yang sudah sampai di wilayah Provinsi Banten, Kamis (19/11/2015).
Ia yang tergabung dalam salah satu organisasi buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) tersebut sebelumnya kepada media CDN mengungkapkan bentuk solidaritas para buruh tersebut cukup membanggakan karena meski harus melakukan long march namun tidak menyurutkan niat mereka untuk menuntut pemerintahan Jokowi membatalkan PP 78.
Ia mengaku, selain rekan rekan dari buruh Lampung yang melakukan long march, para buruh akan bergabung dengan buruh dari Provinsi Banten dan provinsi lain. Untuk peserta aksi yang dari daerah Banten, start long march dimulai pelabuhan Merak Banten. Dan bergabung dengan peserta dari daerah Lampung yang menyeberang menggunakan kapal. 
Berdasarkan informasi yang dihimpun CDN, rute/jalur yang akan dilalui antara lain: Merak, Cilegon, Serang, Tangerang, serta finis di Jakarta.
Semua aksi long mach yang diprakarsai oleh kaum buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Upah (KAU) – GERAKAN BURUH INDONESIA  yang berasal dari Bandung-Jakarta, bahkan dari Lampung, Merak- Jakarta bertujuan untuk mengumpulkan 1 juta (tanda tangan) PETISI, baik dari kaum buruh khususnya, dan Rakyat (masyarakat), Indonesia pada umumnya. Dan akan diberikan/ ditujukan kepada presiden RI Joko Widodo di istana Negara Jl. Veteran Jakarta Pusat.
Ia mengungkapkan isi dari Petisi kaum buruh antara lain: 
(1.) Mencabut dan membatalkan pemberlakuan peraturan pemerintah No. 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan.
(2.) Tidak memberlakukan Formula kenaikan Upah Minimum berdasarkan Inflasi + PDB(Pertumbuhan Ekonomi).
(3.) Naikan UMP/UMK 2016 sebesar Rp. 500.000; atau 25% dan berlakukan Upah Minimum Sektoral di seluruh Wilayah Propinsi/ Daerah dengan besaran 10-25% lebih tinggi dari UMP/UMK Tahun 2016 yang diputuskan.
Menurut kaum buruh, ini adalah suatu bentuk perlawanan terhadap Rezim Upah Murah juga sebagai aksi pemanasan menjelang Aksi Mogok Nasional. Yang disebabkan oleh diterbitkan dan di berlakukannya PP.78/2015 tentang pengupahan. Yang berdampak sangat Merugikan Kaum Buruh.
JURNALIS : HENK WIDI

Bergabung dengan Cendana News pada bulan November 2014. Dengan latar belakang sebagai Jurnalis lepas di beberapa media dan backpacker, diawal bergabung dengan Cendana News, Henk Widi fokus pada pemberitaan wisata dan kearifan lokal di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Twitter: @Henk_Widi
Lihat juga...