Warga Terdampak Jalan Tol Trans Sumatera Masih Terima Raskin

LAMPUNG — Realisasi beras miskin (Raskin)di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung khususnya di Desa Bakauheni hingga hari ini mencapai 360 Kepala Keluarga (KK). Sebanyak 1 truk berisi karung beras tersebut diturunkan di Balai Desa Bakauheni untuk alokasi bulan Oktober dan pendistribusian ke-13 di tahun ini. Beras untuk rakyat miskin tersebut didistribusikan dari kantor Bulog Lampung Selatan.
Menurut pelaksana tekhnis distribusi beras Raskin Desa Bakauheni, Riski Aditia, mewakili Kepala Desa Bakauheni Syahroni, penerima raskin di Desa Bakauheni mencapai sekitar 630 Kepala Keluarga atau rata rata 1,3 ton dan berkurang dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 690 KK.
“Karena perintah dari pemerintah pusat untuk mendata warga yang sudah terentas dari kemiskinan sehingga jumlah penerima raskin berkurang pada akhir tahun ini,”ungkap Riski Aditia kepada media Cendana News, Jumat (6/11/2015).
Ia mengungkapkan, pengurangan tersebut merupakan bukti beberapa warga Bakauheni telah membaik secara ekonomi. Sementara itu menurut Riski Aditia, saat ini ada sekitar 63 Rukun Tetangga (RT) yang ada di Desa Bakauheni.
Penerima raskin dalam karung yang masing masing 15 kilogram tersebut menurut Riski pada bulan November ini mengalami sedikit keistimewaan, akibat ratusan warga yang terdampak jalan Tok Trans Sumatera. Dari data Desa Bakauheni sebanyak 30 Kepala Keluarag terdampak jalan tol sebagian sudah pindah dari Dusun Kenyayan Desa Bakauheni.
“Mereka sudah pindah namun masih tetap memiliki kartu tanda penduduk Bakauheni, maka tetap diakui sebagai warga Bakauheni dan tetap menerima beras Raskin,”ungkap Riki.
Secara tekhnis warga yang masih berhak menerima raskin bisa menunjukkan bukti KTP jika sudah pindah dari lokasi terdampak jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Ia bahkan berharap warga terdampak jalan tol bisa secepatnya melaporkan jika sudah pindah ke desa lain agar penyaluran raskin bisa tetap disalurkan.
JURNALIS : HENK WIDI

Bergabung dengan Cendana News pada bulan November 2014. Dengan latar belakang sebagai Jurnalis lepas di beberapa media dan backpacker, diawal bergabung dengan Cendana News, Henk Widi fokus pada pemberitaan wisata dan kearifan lokal di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Twitter: @Henk_Widi
Lihat juga...