Awal Tahun 2016 Puncak Hujan di NTB, Pemprov Himbau Waspada Bahaya Longsor

MINGGU, 20 DESEMBER 2015
Jurnalis: Turmuzi / Editor: Sari Puspita Ayu / Foto: Turmuzi
MATARAM—Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulanganan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, puncak hujan yang berlansung di Nusa Tenggara Barat diperkirakan akan turun dari Januari hingga Februari 2016.

Ratusan Warga Guntur Macan Kabupaten Lomboko Barat bersama BPBD dan aparat Kepolisian saat melakukan proses pencarian korban longsor
Hal tersebut disampaikan Sutopo melalui rilis yang dikirim Humas Pemprov NTB ke Cendana News, Minggu (20/12/2015). Menurut Sutopo selama bulan tersebut, selain hujan lebat, juga akan disertai angin kencang
“Karena itulah masyarakat, terutama masyarakat yang tinggal di sekita perbukitan dan pegunungan diharapkan tetap waspada, karena sewaktu-waktu bencana banjir dan tanah longsor bisa mengancam” kata Sutopo
Dikatakan ancaman longsor akan terus meningkat seiring meningkatnya curah hujan. Sutopo mengingatkan, longsor adalah jenis bencana yang paling mematikan, selama 2014 dan 2015 dibandingkan dengan jenis bencana lain, bencana longsor banyak menimbulkan korban meninggal .
Sekarang ini, ada 41 juta jiwa masyarakat yang tinggal di daerah bahaya longsor tingkat sedang hingga tinggi yang tersebar di 174 kabupaten kota. Mereka tinggal di lereng perbukitan dan pegunungan, tebing sungai dengan mitigasi yang masih minim, baik struktural dan non struktural.
“Kerusakan hutan akibat perambahan dan pembalakan hutan secara liar juga menjadi penyebab utama terjadinya bencana longsor, karena pohon penyangga tanah dan penyimpan air di kawasan hutan banyak sudah mulai hilang karena ditebang” ungkapnya
Lihat juga...