Bela Negara Harus Ditanamkan Dalam Setiap Warga Negara Indonesia

SENIN, 21 DESEMBER 2015
Jurnalis: Aceng Mukaram / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Humas Pemerintah Kota Pontianak
PONTIANAK—-Bela negara merupakan hal terpenting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu, bela negara mesti ditanamkan dalam diri setiap warga negara Indonesia. Sebab bila tidak, bukan  tidak mungkin sebuah negara akan mudah terpecah belah dan ancur. Tidak sedikit negara-negara yang luluh lantak dilanda perang saudara lantaran tidak adanya kesadaran bela negara.


           
Wakil Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menekankan, bela negara sangat penting ditanamkan dalam diri masyarakat. Bela negara bisa dimulai dari hal-hal yang paling kecil, mulai dari pribadi, lingkungan kerja, keluarga dan masyarakat.
“Kepedulian kita terhadap lingkungan itu juga bagian dari bela negara. Sekecil apapun yang kita lakukan berkaitan dengan hal-hal yang positif bisa menjadi kekuatan kita dalam hal bela negara,” jelasnya seusai upacara memperingati Hari Bela Negara di halaman Kantor Wali Kota, Senin (21/1/2015)
         
Ia menambahkan, bila zaman dahulu bangsa ini berperang melawan penjajah Belanda, kini perjuangan tidak lagi dengan mengangkat senjata. Negara harus mempunyai pertahanan-pertahanan terhadap serangan atau intervensi dari luar seperti budaya, ekonomi, dan hal-hal negatif lainnya yang bisa mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Untuk itu, kita harus memiliki pertahanan-pertahanan dalam menghadapi serangan-serangan tersebut dengan menanamkan kesadaran bela negara dalam diri masyarakat,” ujarnya, melalui keterangan pers rilisnya yang diterima.?
           
Bela negara tidak terlepas dengan kearifan lokal, dimana kearifan lokal itu kental dengan nuansa kekeluargaan dan semangat gotong royong, musyawarah dan mufakat. 
“Kepedulian dengan sesama, kesetiakawanan, dengan ditanamkan itu tentunya akan diiringi dengan gotong royong sehingga kearifan lokal akan bangkit kembali,” jelasnya. ? 
Lihat juga...