BP3TKI Pontianak Memfasilitasi Kepulangan TKI Bermasalah

Sabtu, 19 Desember 2015 / Jurnalis: Aceng Mukaram / Editor: Gani Khair


PONTIANAK—Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat menerima dan memfasilitasi kepulangan 5 tenaga kerja Indonesia (TKI) dari 3 perwakilan RI di luar negeri.
Kepala Seksi Penyiapan Penempatan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Pontianak As Syafii, merinci, diantaranya 3 org dari Arab Saudi, 1 orang dari Brunei Darussalam dan 1 orag dari Malaysia.
“3 orang dari Arab Saudi tiba kemarin di Jakarta. Hari ini diterbangkan ke Pontianak, siang sudah dilakukan penjemputan dan serah terima dengan pihak kluarga. Sore nanti akan dilakukan penjemputan juga di terminal Ambawang 1 orang dair Sarawak Malaysia,” kata As Syafii, saat dihubungi, Sabtu 19 Desember 2015. 
Menurut As Syafii, pemulangan KJRI Kuching dan 1 orang pemulangan dari KBRI Brunei Darusalam  tiba di Bandara Supadio Pontianak, hari ini. “Fasilitasi dan pemulangan bekerjasama dengan Dinsos Kalbar, dan Biro Kessos Setda Kalbar,” katanya.
Kata As Syafii, sedikit keterangan kasus sebagaimana hasil wawancara dengan TKI yang dipulangkan dari Malaysia atas nama Simon masuk ke Kuching Malaysia pada bulan januari 2015 melalui serikin menggunakan Pos Lintas Batas (PLB). 
“Bekerja selama 11 bulan tidak digaji. Ditinggalkan di terminal Kuching, Malaysia. Ketika akan diproses yang bersangkutan tidak tahu alamt, nama asli majikan dan no handphone majikannya sehingga hanya dilakukan fasilitasi kepulangan ke Indonesia. 5 TKI berasal dari Kota Pontianak, Kubu Raya dan Bengkayang,” pungkasnya.
Sumber foto: Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.
Lihat juga...