BPBD Kabupaten Malang: Kondisi Gunung Bromo Berada dalam Status SIaga


MALANG — Peningkatan status gunung Bromo dari yang semula Waspada (level II) menjadi Siaga (level III) per tanggal 4 Desember 2015 hingga kini terus meningkat. Dari keterangan yang diperoleh Cendana News dari Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Malang Nyoto Warsono menyampaikan bahwa kondisi gunung Bromo per tanggal 14 Desember 2015 pukul 00.00-06.00 WIB masih berada dalam status siaga.
Secara visual cuaca cerah mendung, angin tenang dengan suhu 12-13 derajat Celsius. Gunung Bromo terlihat jelas-kabut 0-III, asap kelabu tebal bertekanan kuat dengan ketinggi asap kurang lebih 1500 di atas puncak atau 3829 mdpl mengarah ke barat laut-utara. Sedangkan berdasarkan data seismik tercatat gempa tremor amax mencapai 3-29 mm dominan 7 mm.
” hari ini juga terlihat hujan abu tipis di pos PGA Bromo,” jelasnya.
Sementara itu, Nyoto Warsono juga menyampaikan bahwa masyarakat yang berada di sekitar pos PGA Bromo yang berada di Desa Ngadas kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang sebagian besar adalah masyarakat Suku Tengger. Dimana sebanyak 1500 orang masyrakat suku Tengger ini merupakan pengungsi mandiri karena mereka tau kapan waktunya harus mengungsi, bahkan mereka juga sudah mempersiapkan kendaraan sendiri untuk mengungsi.
“Suku Tengger memiliki kearifan lokal dan adat istiadat tersendiri yang berbeda dengan masyarakat lain, dan kita hargai itu”ujarnya.
Namun begitu, ia menambahkan pihak BPBD Kabupaten Malang sudah menyediakan sebanyak 4000 masker yang siap dibagikan kepada warga jika sewaktu-waktu kondisi gunung Bromo memburuk. Selain menyiapkan masker, berdasarkan rapat dengan Kodim, Korem dan Polres kami juga sudah menyediakan pos dan tenda pengungsian di desa Wringinanom Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang.
Kondisi tersebut turut mempengaruhi kegiatan operasional penerbangan di Bandara Udara TNI AU Abdulrachman Saleh, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Terkait dengan letusan dampak abu vulkanik yang ditimbulkan Gunung Bromo, semua aktivitas penerbangan, terutama penumpang pesawat sipil dari dan ke Bandara Abdulrachman Saleh, mulai hari Jumat hingga Senin (14/12/2015) untuk sementara ditiadakan.
Demikian pernyataan resmi tertulis yang disampaikan secara langsung oleh JA Barata, Kepala Pusat Komunikasi Publik, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, melalui pesan singkat yang diterima Cendana News.
“Penutupan sementara Bandara Abdulrachman Saleh akan diperpanjang hingga Senin (14/12/2015), untuk selanjutnya, tunggu perkembangan, penutupan sementara dilakukan sebagai akibat dampak letusan debu vulkanik Gunung Tengger Caldera (Gunung Bromo), penutupan sesuai Notice to Airmen (Notam) nomor C3901/2015” jelasnya.
Senin, 14 Desember 2015/Jurnalis: Agus Nurchaliq-Eko Sulestyono/Editor: Gani Khair
Sumber foto: Agus Nurchaliq
Lihat juga...