BPS: Per November, 69 Kota di Indonesia Mengalami Inflasi

JAKARTA — Badan Pusat Statisitik ( BPS ) Pusat merilis perekonomian Indonesia secara nasional mengalami inflasi sebesar 0,21 %, dengan Indeks Harga Konsumen ( IHK ) sebesar 121,82. Dari 82 kota IHK, tercatat 69 kota mengalami inflasi, sedangkan 13 kota lainnya mengalami deflasi per November 2015.
“Faktor utama penyebab inflasi adalah naiknya harga nahan makanan dan daging ayam ras, sedangkan faktor penyebab utama deflasi adalah turunnya harga emas,”sebut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pusat, Dr. Ir. Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta, Selasa (01/12/2015).
Disebutkan, Inflasi tertinggi terjadi di Merauke sebesar 2,35 %, dengan IHK 127,38, inflasi terendah terjadi di Ternate sebesar 0,02 %, dengan IHK sebesar 125,90. Deflasi tertinggi terjadi di Pangkalpinang sebesar 1,02 %, dengan IHK 121,87 %, sedangkan deflasi terendah terjadi di Manado sebesar 0,01 % dengan IHK 123,06.
Dijelaskan, penyebab utama terjadinya inflasi  adalah naiknya harga beras, tertinggi terjadi di Pulau Batam, disebabkan karena kurangnya pasokan.
Kemudian kenaikan harga daging ayam ras, karena kurangnya pasokan, menyusul kemudian kenaikan harga rokok kretek filter, seiring dengan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan tentang pungutan cukai dan rencana menaikkan cukai rokok.
Selanjutnya adalah kenaikan tarif sewa rumah dan kontrak rumah, termasuk perawatan rumah, sementara kontrak rumah tertinggi terjadi di Cilacap, Jawa Tengah, sedangkan sewa rumah tertingggi terjadi di Pontianak., Kalimantan Barat. Sedangkan upah tukang juga mengalami kenaikan, tertinggi terjadi di Serang, Banten,
Angkutan udara juga mengalami kenaikan, tertinggi terjadi di Bau – Bau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, tarif jalan tol mengalami kenaikan  di 15 ruas jalan tol, efektif mulai berlaku tanggal 1 November 2015, kenaikan tertinggi terjadi di tol Semarang, Jawa Tengah.
Penyebab utama deflasi adalah turunnya harga emas, dimana harga emas mengalami penurunan pada 72 kota di seluruh Indonesia, penurunan harga emas tertinggi terjadi di Malang, Jawa Timur.[JURNALIS : EKO SULESTYONO]
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Eko Sulestyono
Lihat juga...