Direktur Utama RSCM: RSCM Siap Bersaing Dalam Menghadapi MEA


DKI. JAKARTA—Acara puncak peringatan peringatan HUT Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang ke 96 digelar hari ini, Sabtu (12/12/2015) di halaman depan rumah sakit. Sebelumnya pada tanggal 19 November 2015, telah diadakan acara tumpengan saat bertepatan dengan rapat pimpinan terbatas yang dihadiri Direktur Utama beserta jajaran manajemen RSCM.
Nama lengkap rumah sakit terbesar nomor satu di Indonesia itu adalah Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Cipto Mangunkusumo. RSCM terletak di Jalan Diponegoro No. 71 Jakarta Pusat, RSCM adalah salah satu rumah sakit yang langsung berada dibawah Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.
Selain berfungsi sebagai rumah sakit umum, RSCM juga menjalankan fungsinya sebagai rumah sakit pendidikan, salah satunya dengan adanya Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI). Sedangkan nama rumah sakit ini diambil dari nama Dr. Tjipto Mangoenkoesoemo, seorang tokoh perjuangan Indonesia pada masa Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda.
Bangunan komplek RSCM dulu dikenal dengan sebutan dalam bahasa Belanda yaitu Centrale Burgelijke Ziekeninrichting (klinik umum pusat). Klinik ini mulai dibuka sejak 19 November 1919, seiring berjalannya waktu dan perubahan jaman, RSCM kini menjadi Rumah Sakit terbesar di Indonesia dengan klasifikasi tipe A.
Sementara itu, berbagai rangkaian acara kegiatan dalam rangka HUT RSCM ke 96, antara lain jalan santai dan sepeda santai mengelilingi Jalan Diponegoro-Salemba-Raden Saleh-Megaria dan kembali lagi ke Jalan Diponegoro.
Selain itu juga dimeriahkan dengan lomba group musik antar Departemen di RSCM, pameran, pemeriksaan gula darah, bazar dan ragam kuliner. Sedangkan sebagai acara terakhir akan dimeriahkan dengan penampilan penyanyi Ibukota yaitu Geisha dan Ayu Ting-Ting.

“Tak terasa RSCM kini telah memasuki usia 96 tahun, banyak prestasi dan kemajuan yang kita raih, namun kedepannya RSCM haru terus berbenah, menyesuaikan dengan perkembangan jaman, semua hambatan-hambatan yang ada perlahan tapi pasti akan kita hilangkan, intinya RSCM harus berani berubah,” kata Dr. dr. C.H. Soejono SpPD-(K)ger, MEpid, FACP, FINASIM, Direktur Utama RSCM.
Soejono menambahkan, RSCM siap bersaing dengan rumah sakit asing lainnya dalam menghadapi pasar bebas yaitu Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) yang mulai diberlakukan mulai 31 Desember 2015 mendatang ” tegas Direktur Utama RSCM yang bernama lengkap Czeresna Heriawan Soejono tersebut.
Sabtu, 12 Desember 2015/Jurnalis: Eko Sulestyono/Editor: Sari Puspita Ayu/Foto: Eko Sulestyono
Lihat juga...