Intan Darmawati: Perempuan Berhak Diberi Kebebasan Membuat Keputusan

SENIN, 28 DESEMBER 2015
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Charolin Pebrianti

SURABAYA—Yayasan Cakrawala Timur menggelar dialog publik dengan tema Meningkatkan Kesejahteraan Perempuan Melalui Pemberdayaan dan Peningkatan Kualitas, Akses Layanan di Sektor Kesehatan, Pendidikan, Keadilan dan Perlindungan Hukum’ di Balai Pemuda Surabaya, Senin (28/12/2015).

Fasilitator dan Konsultan Isu Gender, Intan Darmawati

Fasilitator dan Konsultan Isu Gender, Intan Darmawati mengungkapkan penghargaan tidak hanya ditujukan kepada laki-laki, namun perempuan juga harus diberi penghargaan setinggi-tingginya.
“Karena paradigma sekarang, perempuan banyak yang dieksploitasi, dianggap sebagai alat produksi anak, pencetak uang dan tidak punya hak atas hidupnya sendiri,” terangnya di tengah-tengah diskusi publik.
Intan mencontohkan dalam hal memutuskan jumlah anak berapa, jarak usia antar anak berapa, memilih alat kontrasepsi, dan seterusnya, pengambilan keputusan masih ada di tangan suami meskipun dimusyawarahkan sebelumnya.

“Contoh lain, misalkan dalam sebuah keluarga, pihak wanita saja yang diminta ikut program KB (Keluarga Berencana) sedangkan pihak laki-laki tidak. Hal tersebut juga merupakan permasalahan,” tegasnya.

Ia menambahkan, sejahtera dalam aspek kesehatan, seharusnya perempuan bisa memutuskan dalam hal penggunaan KB maupun dalam keputusan lain dalam keluarga.
“Tubuh perempuan juga punya hak untuk dihargai, dan perempuan bisa menentukan pilihan untuk dirinya sendiri,” pungkasnya.
Lihat juga...