Jamaah Ahmadiyah Berharap Perhatian Walikota Mataram Terpilih

Dua anak Jemaah Ahmadiyah nampak sedang bermain di asrama Transito Kota Mataram
MATARAM — Ditengah riuh rendahnya pesta demokrasi Pemilihan Umum Kepala Daerah yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia termasuk di NTB, ada secercah harapan yang terlontar dari puluhan kepala keluarga Jamaah Amadiyah (JA) kepada pasangan Walikota terpilih kedepannya untuk lebih memperhatikan keberadaan dan nasib mereka.
“Kepada Paslon Walikota, siapapun yang terpilih, kami warga Ahmadiyah berharap supaya nasib kami bisa lebih diperhatian, sebagaimana warga lain di Kota Mataram,” kata Kordinator JA Mataram, Sahidin di TPS 12 Lingkungan Majluk Kota Mataram, Rabu (09/12/2015).
Sahidin mengatakan, kondisi JA yang sampai saat ini masih hidup dan tinggal di lokasi pengungsian, Asrama Transito Kota Mataram, kondisinya sudah sangat memprihatinkan, sudah termasuk masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Selain secara ekonomi tidak berada, tanpa tempat tinggal sudah berlansung hampir sembilan tahun lamanya, bantuan juga jarang diberikan, meski sudah mengantongi KTP atas bantuan Ombudsman.
“Kami ini warga negara yang juga butuh diperhatikan, kalau warga lain dapat bantuan, kami juga berharap bisa diberikan, jangan ada pembedaan, apalagi dengan mengatasnamakan agama dan keyakinan, kelompok mayoritas dan minoritas” ungkapnya.
RABU, 09 Desember / Jurnalis : Turmuzi / Foto: Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo 
Lihat juga...