Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Kebutuhan Pokok di Kendari Relatif Stabil

SABTU, 19 DESEMBER 2015
Jurnalis: Rustam / Editor: Gani Khair / Foto: Rustam


KENDARI—Menjelang perayaan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Kota Kendari masih relatif stabil. Kecuali harga daging sapi mengalami kenaikan 10 hingga 15 persen per kilogram.
“Stok beras masih aman. Tidak ada juga permintaan pasar dalam jumlah besar,” kata Hj. Rahma, pedagang beras di pasar tradisional Mandonga atau yang lebih dikenal dengan nama Pasar Korem.
Untuk harga beras bervariasi, tergantung jenis berasnya. Namun harganya tidak terlalu signifikan perbedaan harganya, antara Rp 8.000 sampai Rp.9.000 per liter. `
“Kalau harga beras tidak sama, tergantung jenis dan kualitas berasnya.” ujar Daeng Ali, pedagang beras di Pasar Panjang Wua-Wua, Kota Kendari.
Beras volume 5 Kg harganya antara Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu, volume 10 Kg harga di pasaran Rp 97 ribu hingga Rp 110 ribu. Kemudian untuk beras kemasan karung harga antara Rp 220 ribu hingga Rp 240 ribu untuk karung volume 25 Kg.
Harga ayam potong  masih relatif stabil dari harga sebelumnya. Untuk ayam potong masih dikisaran harga Rp 50 hingga Rp 60 ribu per potong.
“Harga di pasar daging naik, karena dari peternak sapi juga menaikkan harga sejak satu minggu lalu,” ujar Amirullah, pedagang daging sapi dan ayam potong di Pasar Panjang Wua-Wua.
Sedangkan harga daging sapi dari harga Rp 100 ribu hingga Rp 110 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 120 ribu hingga  Rp 125 ribu. Untuk harga tulang iga sapi, jika sebelumnya dijual dengan harga Rp 50 ribu, sekarang menjadi Rp 60 ribu per kilogram.
Harga telur ayam ras antara Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per butir. Perbedaan harga dipengaruhi ukuran besar telur tersebut. “Harga antara Rp 45 ribu hingga Rp 47 ribu per rak. Kalau harga tidak ada perbedaan mencolok sesama pedagang,” jelas Muh.Rahman, pedagang telur di Pasar Panjang Wua-Wua.
Suplai telur dari peternak di Kendari maupun dari Sulawesi Selatan (Sulsel), masih lancar. Sehingga stok telur ayam masih mencukupi untuk kebutuhan di saat libur panjang nanti.
Lihat juga...