Kepolisian Lampung Lakukan Pemusnahan Narkotika Hasil Tangkapan Operasi Antik Krakatau

SELASA, 22 DESEMBER 2015
Jurnalis: Henk Widi / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Henk Widi


LAMPUNG- Kepolisian Resor Lampung Selatan melakukan pemusnahan barang bukti narkotika dan obat-obatan (Narkoba). Pemusnahan barang tersebut merupakan sitaan Polres selama dua bulan terakhir.


Kapolda Lampung Brigjen (Pol) Edward Syah Pernong yang hadir dalam pemusnahan tersebut mengungkapkan pemusnahan barang bukti narkotika merupakan bentuk kesuksesan Polres Lampung Selatan yang merupaka wilayah terdepan di ujung Pulau Sumatera sebagai wilayah hukum Polda Lampung.
Menurutnya barang bukti narkotika yang dimusnahkan di halaman asrama Polres Lampung Selatan tersebut setelah dihitung mencapai nilai belasan miliar rupiah. Selain barang bukti hasil tangkapan Polres Lampung Selatan, juga dimusnahkan barang bukti hasil tangkapan dari Polda Lampung. 
“Barang yang akan kita musnahkan, merupakan tangkapan dua bulan terakhir dari Operasi Antik Krakatau. Pemusnahan ini dilakukan sebagai langkah Polda Lampung memberantas peredaran narkotika,”ungkap Kapolda Lampung Edward Syah Pernong seusai melakukan pemusnahan di halaman asrama Polres Lampung Selatan, Selasa (22/12/2015).
Edward menambahkan, barang bukti yang dimusnahkan berupa ganja kering seberat 3,3 ton dan shabu-shabu seberat 11,5 kilogram, extacy 219 butir. Selain narkotika dan obat-obatan berbahaya minuman keras hasil sitaan dari seluruh Kepolisian Sektor di wilayah hukum Polres Lampung Selatan yang meliputi Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Pesawaran juga dimusnahkan.
“Upaya ini merupakan langkah untuk menyelamatkan ribuan nyawa anak muda serta generasi bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Generasi muda kita menjadi korban oleh para bandar narkoba yang ingin mengeruk keuntungan dari bisnis haram tersebut.” lanjutnya
Selain Polda Lampung, turut hadir dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Lampung Selatan diantaranya Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian Saputra, Penjabat Bupati Lampung Selatan Kherlani, Dandim 0421 Lampung Selatan Letkol lnf l Ketut Mertha Gunarda serta beberapa pejabat lain.
Selain melakukan pemusnahan barang bukti untuk menekan peredaran narkotika, menjelang pergantian tahun baru juga terus melakukan pengetatan pemeriksaan di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera dan Jawa, tidak menutup kemungkinan peredaran narkoba melalui Pelabuhan.
“Selain memperketat pengawasan di Pelabuhan, kami juga terus memantau tempat-tempat hiburan rakyat yang ramai dikunjungi pada saat pergantian tahun. Itulah tugas kami untuk memberantas peredaran narkoba di Lampung Selatan,”ungkapnya.
Selain inten melakukan antisipasi bahaya narkotika dan obat obatan terlarang, Edward Syah Pernong mengungkapkan menjelang tahun baru Polda Lampung akan melakukan pengamanan ke sejumlah gereja selama pelaksanaan perayaan Hari Raya Natal bagi umat Kristiani. Sejumlah personil akan ditempatkan di lokasi ibadah umat Kristiani.
Selama pelaksanaan perayaan malam tahun baru serta beberapa aktifitas tahun baru juga akan dilakukan pengamanan untuk menghindari hal hal yang tak diinginkan. Pengamanan melibatkan segala personil Polda Lampung baik di tempat tempat wisata, pusat perbelanjaan serta objek objek vital lainnya. Kapolda berharap masyarakat menjaga ketertiban dan saling menjaga toleransi dan kerukunan selama pelaksanaan ibadah agama lain serta pelaksanaan pergantian tahun.
Lihat juga...