Kondisi Jalan Lingkar Kota Kalianda Memprihatinkan

LAMPUNG — Jalur alternatif, Jalan lingkar Kota Kalianda Lampung Selatan Provinsi Lampung mengalami kerusakan parah yang diduga akibat sering dilalui truk bertonase besar. Di musim hujan, kondisi jalan yang memprihatinkan menjadi ancaman bagi pengendara karena dipenuhi dengan genangan air.
Beberapa warga sekitar Kalianda diantaranya  Ilham (29), dan Hamid (40), mengaku, kerusakan jalan lingkar terjadi belum lama, meski baru saja diaspal. Kondisi tersebut juga diperparah dengan minimnya sarana penerangan, karena banyak lampu yang sudah rusak dan sedikitnya rambu-rambu lalu lintas.
“Jalur ini sebenarnya jalur pintas dari arah Bandarlampung dan sebaliknya menuju Bakauheni, namun karena tak diarahkan oleh instansi terkait sehingga tak digunakan,”ungkap Ilham.
Senada dikatakan Ilham, menurut warga lain Ahmad, jarang ada kendaraan yang melintas melalui jalan tersebut dan sesekali melintas hanya truk bermuatan kayu, hasil perkebunan. Diduga truk yang melintas di jalan lingkar itu membawa beban melebihi tonase. Akibatnya jalan menjadi rusak dan jika musim hujan kondisi jalan sangat sulit untuk dilalui.
Berdasarkan informasi masyarakat, jalan lingkar ini dibangun untuk untuk menghindari kemacetan. Di mana Pemda Lampung Selatan berencana agar truk yang sering melintas di jalan lintas Sumatera melewati kota Kalianda menggunakan jalan lingkar. Tujuannya untuk mengurangi kemacetan di Jalan Lintas Sumatera yang melintas di Kota Kalianda.
Sepanjang jalur lingkar merupakan kawasan penting yang saat ini menjadi area perkantoran dan beberapa bangunan penting milik pemerintah Lampung Selatan. Beberapa banguan tersebut diantaranya kantor Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu, Gedung Olahraga mini, Stadion sepakbola Jati, Rumah Sakit rehabilitasi narkotika, wisma atlet, stadion basket serta beberapa perumahan.

SELASA, 08 Desember / Jurnalis : Henk Widi / Foto: Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...