Konsumsi BBM Non Subsidi di Balikpapan Meningkat 50 Persen

Penjualan BBM Non subsidi di SPBU Karanganyar Balikpapan
BALIKPAPAN — Konsumsi Bahan Bakar Minyak untuk Premium bersubsidi dalam tiga bulan terakhir tahun ini mengalami penurunan, apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. 
Bagja Mahendra
Communication & Relation Officer PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Kalimantan (MOR) IV Kalimantan, Bagja Mahendra mengungkapkan, turunnya konsumsi premium tersebut karena konsumen sudah banyak yang beralih ke BBM Non Subsidi seperti Pertamax dan Pertalite.
 “Ini jadi kabar baik, karena masyarakat mulai beralih ke BBM non subsidi dan kesadaran masyarakat untuk menggunakan BBM non subsidi cukup tinggi dengan melihat realisasi itu,” terangnya diruang kerjanya, Rabu (02/11/2015).
Berdasarkan data yang dihimpun Pertamina, konsumsi Premium di Balikpapan pada tahun 2014 di bulan September sebanyak 10.974 KL, bulan Oktober sebesar 11.764 KL dan November sebesar 11.016 KL. Sementara tahun 2015 di bulan sebesar 10.178 KL sehingga turun 7 persen, bulan Oktober sebesar 10.446 KL turun 11 persen dan di bulan November konsumsi premium sebesar 10.019 turun 9 persen.
“Konsumsi BBM non subsidi perlahan naik untuk Pertamax sendiri bisa naik 50 persen. Khusus untuk pertalite sampai sekarang tidak mematok target tertentu karena masih uji pasar,” beber pria yang biasa disapa Bagja ini. 
Meski angka penjualan melesat, perseroan tak lantas puas. Upaya menaikkan permintaan terus ditingkatkan. Termasuk di dalamnya mengimingi konsumen dengan hadiah. Salah satunya promo great sale yang dipusatkan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) CoCo Karang Anyar sejak Senin kemarin hingga Kamis (3/1) besok. Menawarkan diskon 10 persen dan aneka souvenir.
Terbukti, promo yang digelar hari kedua pada pukul 08.00-11.00 wita menarik animo yang membumbung. Itu tercermin dari total penjualan hari  mencapai Rp.40 jutaan. Dengan rincian 7 botol bright gas terjual, pelumas mencapai 92 botol kemasan 0,8 dan 1 Liter, pertalite dan pertamax terjual masing-masing secara berurutan 2 Kilo liter (KL) dan 1,8 KL.
JURNALIS : FERRY CAHYANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Balikpapan, gabung dengan Cendana News sejak awal tahun 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, menjadi jurnalis di beberapa media online dan cetak lokal. 

Akun twitter @fer_rry
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Ferry Cahyanti
Lihat juga...