Mahasiswa UM, Angkat Kebudayaan Tradisional Melalui A[r]t tention


MALANG—Banyak cara untuk tetap ikut melestarikan kebudayaan tradisional Indonesia, salah satunya melalui lukisan seperti yang dilakukan enam orang mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yaitu Riski Cahya, Janu Styawan, Riska Mardian Utama, Sanusi, Riski Gunawan dan Pandu Putra Winata. Ke enam mahasiswa semester tujuh ini menggelar pameran di Galeri Raos kota Batu dengan tujuan ingin mengangkat kembali kebudayaan tradisional yang sudah hampir ditinggalkan sekaligus untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah manajemen lukis.
Riski Cahya menjelaskan dalam pameran dengan judul A[r]t tention kali ini mengambil tema Tradisional kebudayaan dimana terdapat 24 karya lukisan yang menggambarkan tentang kesenian maupun permainan tradisonal seperti lukisan tari Gandrung karyanya, Jaranan, Bantengan, Karapan Sapi, Petak Umpet dan Pathak Lele, jelasnya.
Riska Mardian menambahkan dalam lukisannya yang berjudul pathak lele mengaku terinspirasi oleh pengalaman masa kecilnya dimana dia sering memainkan permainan tersebut, ucapnya.
” Menurut saya dalam permainan pathak lele banyak unsur yang terlibat dalam permainan itu seperti olahraga, ketangkasan, kekompakan, memacu semangat dan yang terpenting adalah kebersamaan karena permainan ini bisa dimainkan dengan banyak orang,”jelasnya.
Sementara itu Janu Styawan menjelaskan bahwan pameran ini sudah dibuka mulai tanggal 12 Desember dan akan berakhir hari Rabu besok 16 Desember 2015.
“Selain pameran lukisan, nanti malam juga akan ada diskusi mengenai seni dengan tema minim pengalaman dengan pembicara Zuhkriyan Zakaria,”pungkasnya.(Baca: Foto Karya Mahasiswa UM dalam Pameran A[r]t tention )
Selasa, 15 Desember 2015/Jurnalis: Agus Nurchaliq/Editor: Gani Khair/Foto: Agus Nurchaliq
Lihat juga...