Membangun Ekosistem Hutan, Wagub NTB Serukan Gerakan Menanam Pohon

Selasa, 15 Januari 2015/Jurnalis: Turmuzi/Editor: Gani Khair/Foto: Turmuzi

Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin

MATARAM—Dalam satu tahun terahir kondisi hutan mengalami kerusakan parah, ribuan hektar lahan hutan di NTB mengalami kerusakan akibat pembalakan liar dan aksi ilegal loging oleh masyarakat. Berdasarkan catatan Dinas Kehutanan NTB, kerusakan hutan terparah di NTB yaitu berada di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Lombok Utara
“Kondisi kerusakan hutan kita sekarang ini sudah sangat parah, karenanya dengan memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional, saya mengajak masyarakat untuk ikut berkotribusi melestarikan kembali hutan dan lingkungan kita dengan menanam pohon” kata Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin pada hari peringatan menanam pohon di Kampus IAIN Mataram, Selasa (15/12/2015)
Ia mengatakan, gerakan menanam pohon untuk dan memelihara pohon diharapkan bisa menjadi salah satu upaya bersama dalam rangka membangun kembali ekosistem hutan melalui rehabilitasi hutan dan lahan di seluruh wilayah NTB, khususnya kawasan hutan

Menurutnya hutan berperan sebagai penyangga kehidupan, penyedia pemenuhan kebutuhan pangan dan ketersediaan air bagi manusia. karena itu semua kalangan diharapkan untuk dapat mengambil peran, meski  sekecil apapun, dalam mewujudkan hutan lestari dan masyarakat lingkar hutan yang sejahtera
Lebih lanjut Amin mengungkapkan bahwa kelompok masyarakat yang berkontribusi pada angka kemiskinan di NTB bersama kelompok masyarakat miskin perkotaan, kelompok buruh tani, dan kelompok nelayan tradisional, salah satunya yaitu kelompok masyarakat lingkar hutan.
“kita berharap pembangunan sektor kehutanan dapat mengembangkan strategi pemberdayaan masyarakat, serta dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di  lingkar hutan”, harapnya.
Pada kesempatan sama, Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai Dan Hutan Lindung, Kementerian Lingkungan Hidup Dan  Kehutanan Republik Indonesia, Hilman Nugroho mengatakan keterlibatan masyarakat ikut serta membangun ekosistem, menjaga keanekaragaman hayati dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang lebih baik menjadi sangat penting
“Semakin banyak pohon yang kita tanam, semakin banyak ketersediaan oksigen dan air yang kita dapat untuk kehidupan yang lebih baik, di masa kini dan akan datang”, ujarnya
Dalam kesempatan tersebut hadir juga wakil Rektor satu IAIN Mataram, Pimpinan Perguruan Tinggi se-NTB, yang dilanjutkan dengan kegiatan penanaman pohon di Halaman Kampus IAIN Mataram
Lihat juga...