Menikmati Ikan Bakar Sambil Berwisata di Pesisir Timur Lampung

Kuliner di Pesisir Timur Lampung
LAMPUNG — Sebagai wilayah yang dikelilingi oleh pantai, Lampung Selatan juga dikenal sebagai daerah penghasil ikan yang cukup bagus. Beberapa tempat bahkan menyajikan kuliner ikan laut dengan berbagai penyajian yang beragam. Bahkan Lampung Selatan yang memiliki dua wilayah pantai baik pantai Barat Lampung dan Pantai Timur Lampung akibat lokasinya yang berada di ujung Pulau Sumatera membuat potensi laut sangat beragam dan menjadi pilihan bagi para penikmat liburan alam.
Pantai Pesisir Timur Lampung Selatan masih menawarkan pesona yang memanjakan mata saat akhir pekan. Lokasi yang dekat dengan dermaga pendaratan ikan membuat pengunjung yang ingin menikmati suasana pantai bisa membeli ikan sambil membakarnya di tepi pantai. Atau meminta pemilik warung makan sederhana untuk membakar dan mengolahnya untuk kita.
Selain bisa memanjakan mata, jika mengajak keluarga lokasi pantai yang relatif teduh memungkinkan anak anak yang diajak bersama keluarga bisa bermain pasir pantai. Lokasi yang tak begitu jauh dengan jalan lintas Timur Sumatera bahkan membuat beberapa pantai mudah dijangkau.
Selain melakukan aktivitas pantai, anda juga bisa menyaksikan kehidupan nelayan pesisir Lampung yang cukup sederhana. Para nelayan nampak sibuk merapikan ataupun memperbaiki jala dan perahu mereka dan istri-istri mereka asik membakar ataupun menjemur ikan atau menjemur teri. Sementara para anak-anak membantu orang tua meraka dengan mengambil air tawar. Penduduk Ketapang pantai Timur juga cukup ramah yang akan membuat anda betah berlama-lama. Meski tak banyak fasilitas wisata di tempat itu namun di sekitar pantai bisa anda temukan warung makan yang menyajikan berbagai olahan ikan segar, seperti dibakar ataupun disate.
“Saya ke pantai karena ingin mengajak keluarga atau rekan makan ikan sambil menikmati suasana pantai yang sepoi sepoi sehingga saya bisa lebih akrab dengan rekan dan keluarga,”ungkap Soiman salah satu warga Pendowo kepada Cendana News, Sabtu (5/12/2015).
Soiman mengaku, selain bisa menikmati olahan ikan di pinggir pantai, warga juga tetap bisa membeli ikan dan mengolahnya di rumah dan merasa senang bisa menikmati ikan hasil olahan yang langsung disantap di pantai karena bisa menikmati keindahan pantai sekaligus mengamati anak anak yang bermain di pantai.
Ikan yang sudah diolah tersebut biasanya dinikmati dengan sambal kuah atau saus nanas, cah kangkung, tempe goreng, legkap dengan sajian minuman teh manis atau minuman lain yang menyegarkan termasuk es kelapa muda.
Soiman mengaku meski potensi hasil laut di pantai Timur cukup bagus, pantai yang landai untuk bermain namun fasilitas wisata meski kurang tertata dengan baik. Selain itu kawasan yang dianggap sebagai kawasan minapolitan yang penuh dengan tambak ikan bandeng, udang pun mulai banyak rumah makan yang menyajikan hidangan berbahan ikan.
“Selain menjual keindahan pantai seperti pantai Batu Putih, pantai onar, pantai alami serta pantai lain hasil olahan ikan pun bisa ditemui di sepanjang jalan lintas Timur Sumatera,”ungkap Soiman.
Selama ini wisata pantai di Lampung khususnya di Lampung Selatan masih terpaku di wilayah pesisir Kalianda, Rajabasa sehingga kawasan pantai Timur masih kurang diperhatikan.
Pantauan Cendana News, beberapa fasilitas pemecah gelombang dibangun untuk menghindari abrasi termasuk infrastruktur lain sehingga pengunjung merasa nyaman seperti yang ada di pantai legundi. Parkir yang luas memungkinkan kendaraan roda dua maupun roda empat lebih leluasa.
Lokasi yang berada di pinggir jalan bahkan memudahkan penjual mendapatkan ikan laut yang masih segar terutama di dermaga Ketapang. Bagi penikmat ikan bakar warung lesehan di pinggir pantai ditemani semilir angin laut dengan pemandangan beberapa pulau di kejauhan membuat warga yang berkunjung betah berlama lama di lokasi tersebut.
Tak heran pada libur akhir pekan, pantai di sekitar ketapang dipadati oleh wisatawan lokal maupun luar daerah. Dampak positifnya warung warung ikan pun kabanjiran rejaki. Sepertinya belum lengkap ke pantai tanpa menyantap ikan bakar, apalagi harga yang dipatok relatif lebih murah dan tersedia beragam hasil laut yang bisa dipilih. Tetap jangan malu untuk menego harga untuk mendapatkan harga yang lebih miring jika ingin membeli ikan dalam jumlah banyak untuk diolah di rumah.
SABTU, 05 Desember / Jurnalis : Henk Widi / Foto: Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...