Meski Menawarkan Harga Murah, Pasar Buku Velodroom Sepi Pembeli

SELASA, 29 DESEMBER 2015
Jurnalis: Agus Nurchaliq / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Agus Nurchaliq

MALANG—Selain di daerah Wilis, di kota Malang ternyata masih ada satu tempat lagi yang banyak menjual buku-buku baru dan bekas yaitu di Pasar Buku Velodroom. Pasar buku yang berlokasi di Jalan Simpang Terusan Danau Sentani kota Malang ini menjual berbagai macam buku baru dan juga bekas yang kini mungkin sudah tidak lagi di jual di toko-toko buku atau bahkan sudah sangat susah untuk di dapatkan mulai dari buku pelajaran, buku anak-anak hingga novelpun di jual disini.


Seperti halnya di pasar buku Wilis, harga buku yang ditawarkan di sini pun jauh lebih murah daripada buku-buku yang di jual di toko buku. Dengan uang sekitar Rp.10.000,-, pembeli sudah bisa membawa empat buah buku mewarnai untuk anak-anak.
Dengan harga yang murah dan kualitas barang yang bagus ternyata tidak serta merta membuat pasar buku Velodroom ramai oleh pembeli.
Berbeda dengan Pasar buku Wilis yang selalu ramai oleh pembeli karena lokasinya yang berada di tengah kota, pasar buku Velodroom ini justru terlihat sepi dari pembeli karena lokasinya yang bisa dibilang cukup jauh dari keramaian kota.
Hal ini dibenarkan oleh Bambang salah satu pemilik kios buku. “Lokasi pasar buku yang kurang strategis juga ikut andil mengapa pasar buku ini kurang di minati masyarakat terutama masyarakat Malang yang tinggal di tengah kota,”ujarnya.
Menurutnya, pasar buku Velodroom baru akan ramai pada waktu-waktu tertentu saja, seperti setiap hari Minggu saat ada pasar kaget atau pada saat menjelang tahun ajaran baru, jelasnya.
“Saya berharap semoga pemerintah lebih memperhatikan para pedagang buku yang ada disini. Setidak pemerintah bisa memberikan solusi atau menambah beberapa fasilitas agar pasar buku ini tidak sepi dari pembeli,”harapnya.
Dari pantauan Cendana News saat berkunjung ke lokasi, kondisi Pasar Buku Velodroom memang sangat sepi dari pembeli. Hanya ada satu dua orang pembeli yang sedang melihat-melihat buku di tempat ini. Bahkan beberapa kios buku terlihat banyak yang masih tutup.
Lihat juga...