MKD Batalkan Kunjungan Studi Banding Ke Russia


NASIONAL — Sidang kode etik terkait rekaman pembicaraan ketua DPR RI masih terus berlangsung, dan dijadwalkan pekan depan Mahkamah Kehormatan Dewan ( MKD ) melanjutkan agenda sidang. Kepadatan sidang menyebabkan beberapa agenda terpaksa dibatalkan, seperti kunjungannya ke Negara Russia.
” Kita semua yang ada di MKD sepakat dan sudah memutuskan untuk membatalkan rencana kunjungan ke Russia yang dijadwalkan pada pekan depan, hal ini terkait dengan penanganan kasus persidangan yang sedang berlangsung,”sebut Wakil Ketua MKD, Junimart Girsang kepada para wartawan, Jumat (4/12/2015).
Junimart Girsang menambahkan, perkara yang sedang ditangani MKD terkait dengan adanya dugaan pencatutan nama Presiden Dan Wakil Presiden Republik Indonesia, dalam isi rekaman pembicaraan yang sudah diperdengarkan tersebut diduga melibatkan Ketua DPR RI, Setya Novanto dan pengusaha minyak Muhammad Riza Chalid. 
Berdasarkan jadwal, rencana kunjungan resmi MKD ke Negara Russia akan dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 19 Desember 2015 mendatang. 
Tujuan kunjungan tersebut adalah dalam rangka studi banding sekaligus mempelajari bagaimana tata cara kerja organisasi etik di parlemen yang ada di Negara Russia. Dalam rencana kunjungan tersebut memang hanya dikhususkan untuk ketua dan anggota MKD saja, sementara para pimpinan DPR / MPR tidak akan ada yang ikut ke Russia.
Junimart Girsang juga belum bisa memastikan perubahan agenda kunjungan karena masih fokus menangani perkara persidangan kasus isi rekaman pembicaraan tersebut.
Jumat, 04 Desember / Editor : ME. Bijo Dirajo / Jurnalis : Eko Sulestyono/ Foto: Eko Sulestyono
Lihat juga...