Musim Hujan, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Yogyakarta Meroket

Walikota Yogyakarta (baju coklat) sidak pasar
YOGYAKARTA — Curah hujan yang tinggi dibeberapa daerah telah menyebabkan harga kebutuhaan pokok di sejumlah pasar tradisional Yogyakarta terpantau mengalami kenaikan. Kenaikan harga signifikan terjadi pada sejumlah komoditas sayur mayur dan cabe.
Selain karena masuknya musim penghujan, kenaikan harga juga disebabkan oleh musim panen yang telah usai. Hal demikian dikatakan Bariyah (55), pedagang sayur dan bahan kebutuhan pokok lainnya di Pasar Kranggan, Yogyakarta. 
Dia merinci, untuk harga tomat besar yang semula Rp 10.000 per kilogram, kini menjadi Rp. 17.000 per kilogramnya. Cabe keriting merah naik dari Rp 20.000 per kilogram menjadi Rp. 30.000 per kilogram. Kenaikan harga dialami merata di semua komiditas sayuran.
Sementara itu, kenaikan tipis juga terjadi pada beras sekitar Rp. 500-1.000 per kilogramnya untuk semua jenis beras seperti 4C Super, Raja Lele dan sebagainya. Ratinem (52), pedagang beras Pasar Kranggan mengatakan, kenaikan harga tersebut sudah terjadi sejak sepekan lalu.
Tak hanya harga sayuran dan beras, harga komiditas lainnya seperti daging juga mengalami kenaikan cukup tinggi. Yuliyah (42), pedagang daging Pasar Kranggan mengungkap, harga daging mengalami kenaikan sebesar Rp. 6.000 per perkilogramnya, sehingga saat ini harha daging perkilo sebesar Rp 110.000.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti menyebutkan, kenaikan harga sejumlah bahan pokok di Pasar Kranggan masih terhitung normal. Selain disebabkan oleh cuaca hujan, kenaikan harga itu juga karena saat ini musim panen sudah mulai habis. 
Namun demikian, pihaknya akan terus memantau perkebangan harga di pasaran. Tidak hanya soal harga, melainkan juga tata niaganya. Sebab, menurutnya, ada informasi jika beras asal Kabupaten Bantul Yogyakarta dijual ke Delanggu, Klaten, Jawa Tengah. Lalu, dari Delanggu dijual lagi ke Yogyakarta. 
“Kita akan pelajari dulu modusnya, supaya mata rantai distribusi yang panjang ini bisa diatasi”, pungkasnya  saat melaksanakan inspeksi mendadak di salah satu pasar tradisional di Kota Yogyakarta tersebut, Senin (7/12/2015). 
SENIN, 07 Desember / Jurnalis : Koko Triarko / Foto: Koko Triarko / Editor : ME. Bijo Dirajo 
Lihat juga...