Musim Liburan, Pengamanan Candi Prambanan Diperketat

RABU, 23 DESEMBER 2015
Jurnalis: Koko Triarko / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Koko Triarko

YOGYAKARTA—Memasuki musim liburan sekolah dan nataru, natal dan tahun baru, pengelola PT. Taman Wisata Candi Prambanan dan Candi Boko di Sleman, DI.Yogyakarta, meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya dengan mengintensifkan koordinasi dengan jajaran terkait seperti Kepolisian dan TNI. Kecuali itu, juga menambah personil aparat keamanan. 


Aksi terorisme yang terjadi belakangan ini, membuat sejumlah instansi mengambil langkah-langkah antisipatif. Terlebih bagi obyek wisata berkelas dunia yang di musim liburan akan dibanjiri pengunjung seperti Candi Prambanan. Pengamanan ditingkatkan juga karena di musim liburan jumlah pengunjung akan membludak.
Peningkatan pengamanan di Candi Prambanan antara lain dilakukan dengan menambah personil keamanan di sejumlah titik lokasi candi. Jika biasanya penjagaan hanya dilakukan oleh personil keamanan internal seperti Satpam, pada musim liburan ini penjagaan lokasi candi juga melibatkan personil dari Kepolisian, TNI dan Pam Swakarsa.
Direktur Taman Wisata Candi Borobusur dan Ratu Boko, Retno Hardiasiwi
Direktur Taman Wisata Candi Borobusur dan Ratu Boko, Retno Hardiasiwi, ditemui Rabu (23/12/2015), mengatakan, selain mengoptimalkan personil keamanan, pihaknya juga memaksimalkan Kamera CCTV yang sudah ada. Dengan berbagai upaya itu, Retno berharap berbagai ancaman yang mungkin terjadi bisa diantisipasi dan dicegah.
Tahun ini, menurut Retno, PT Wisata Candi Prambanan dan Ratu Boko menargetkan jumlah kunjungan sekitar 224.000 pengunjung. Jumlah tersebut naik 10 Persen dibanding tahun lalu yang hanya 220.000 pengunjung di Candi Prambanan. 
Candi Prambanan dan Ratu Boko merupakan peninggalan bersejarah dari peradaban masa lampau. Selain menjadi warisan cagar budaya kelas dunia dengan diakuinya oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization), 
Candi Prambanan juga merupakan candi termegah di Asia  Tenggara. Selain itu, tentu saja juga menjadi obyek wisata edukatif yang tak ternilai harganya. Sementara itu,  aksi terorisme berupa pengeboman terhadap candi di Indonesia pernah terjadi pada tahun 1985 yang menimpa Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. 
Lihat juga...