Pakde Karwo : Bela Negara Bisa Dengan Cara Mencintai Produk Dalam Negeri

SABTU, 19 DESEMBER 2015
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor: Sari Puspita Ayu / Foto: Charolin Pebrianti


SURABAYA—Hari Bela Negara yang diperingati tanggal 19 Desember, mengingatkan kita untuk selalu meningkatkan rasa nasionalisme. “Indonesia Tanah Airku Tercinta dan Kubela Sepanjang Masa” dipilih sebagai tema dalam peringatan Hari Bela Negara tahun ini.

Pakde Karwo, Gubernur Jawa Timur

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menjelaskan bahwa musuh nyata sekarang ini bukan melawan penjajah, namun dalam hal ekonomi kita sedang dijajah.
“Konsep Bela Negara yang sedang diusung oleh pemerintah diharapkan menjadi kontrol, termasuk salah satunya mencintai produk dalam negeri,” terangnya kepada Cendana News, Sabtu (19/12/2015).
Menurut Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sebentar lagi diberlakukan, menjadi sebuah tantangan bagi masyarakat Indonesia. untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap produk dalam negeri yang dibarengi dengan komitmen perbaikan produk dan peningkatan kualitas, keamanan dan kenyamanan dalam negeri sendiri.
“Musuh terbesar kita sekarang ini tidak lagi dengan negara-negara lain tapi masalah penjajahan ekonomi,” tegasnya.
Pria berkumis lebat ini juga menuturkan meski ia menekankan konsep bela negara dengan cara cinta produk dalam negeri tak lupa ia juga menekankan pembentukan karakter pada generasi muda, melalui dunia pendidikan diharapkan para pelajar mampu mengimplementasikan konsep bela negara dengan memupuk rasa nasionalisme yang kokoh.
“Membangun nasionalisme baru, Indonesia itu lebih subtantif, maka langkah yang dilakukan lewat anak-anak sekolah SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi, jadi bela negara menurut saya yaitu yang pertama mencintai produk dalam negeri,” ucapnya.
Ia menambahkan, jika setiap warga negara sadar terhadap konsep bela negara maka Indonesia bisa berdaulat mandiri berkepribadian berdasarkan gotong royong menjadi modal sosial bangsa yang utama.
“Keamanan dan ketertiban perlu ditingkatkan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif,” pungkasnya.
Dalam peringatan Hari Bela Negara yang jatuh pada 19 Desember 2015 di Gedung Negara Grahadi, Soekarwo Gubernur Jawa Timur didapuk menjadi Inspektur Upacara. Selain alumni bela negara, unsur TNI, Polri, dan pelajar juga hadir.
Lihat juga...