Pengamat: Melemahnya Cadangan Devisa Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Reza Priyambada
JAKARTA — Analis Trust Indosurya Securities Indonesia, Reza Priyambada menilai, melemahnya posisi cadangan devisa Indonesia akhir November 2015 yang turun 500 juta dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya akan mempengaruhi Nilai tukar rupiah. Diperkirakan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.833 hingga Rp13.855
“Rupiah akan kembali melemah seiring sikap wait and see pelaku pasar menunggu rilis dana cadangan devisa,” ujar Reza di Jakarta, Selasa (08/12/2016). 
Menurut Reza, Perkiraan akan kembali melemahnya cadangan devisa membuat laju rupiah kembali tertekan. Posisi cadev pada akhir November 2015 tercatat sebesar 100,2 miliar dolar AS, dibandingkan dengan posisi akhir Oktober 2015 sebesar 100,7 miliar dolar AS.
“Sejumlah mata uang regional dan ekonomi global juga menjadi sentimen negatif tersendiri yang memicu rupiah ke zona merah,” kata dia
Reza menambahkan, melemahnya rupiah juga imbas dari anjloknya harga minyak mentah dan komoditas, mendorong pasar menyerbu mata uang amerika. Dimana saat ini harga minyak masih berada di kisaran level terendah dalam enam tahun, yakni dibawah level 40.
Dikatakan, pihaknya memperkirakan Rupiah akan berada dalam target batas bawah di level Rp 13.845.
Berdasarkan data perdagangan Reuters, Dollar Amerika Serikat pada perdagangan pagi ini (20.24 waktu AS) dipatok Rp13.845, tidak bergerak dari penutupan perdangangan siang waktu AS. 
SELASA, 08 Desember / Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Foto: Adista Pattisahusiwa / Editor : ME. Bijo Dirajo 
Lihat juga...