Pengamat: Pemerintahan Jokowi-JK Terlalu Fokus pada Kelangkaan Modal


NASIONAL—Sudah beberapa bulan terakhir, harga harga Sembako (Sembilan Bahan Pokok) terhadap komoditas pangan strategis Melambung tinggi.
Melihat persoalan ini, Pengamat Politik Ekonomi Tarli Nugroho menyebut ada tiga kelangkaan pokok dalam perekonomian, yaitu kelangkaan modal, kelangkaan teknologi dan kelangkaan pasar.
Menurut Tarli, Kelangkaan Teknologi itu sebenarnya mudah ditiru, karena dimana-mana teknologi itu identik.
Ditengah keterbatasan kita, sambung dia, bisa mengembangkan teknologi dan industri dirgantara. artinya, dengan keberpihakan pemerintah, sumber daya manusia (SDA) kita sebenarnya cukup mumpuni untuk bersaing dibidang teknologi.
“Perihal kelangkaan Pasar, penduduk kita yang jumlahnya 250 juta adalah pasar yang potensial, sehingga kita mestinya tidak tergantung pada pasar luar negeri untuk menggerakan perekonomian,” Ujar Tarli Nugroho dalam rilis yang diterima Cendana News di Jakarta, Juma’at (11/12/2015).
Tarli mengatakan permasalahan yang dihadapi pemerintahan Jokowi JK selama ini terlalu fokus pada kelangkaan modal, sehingga cara berpikirnya selalu ‘investor minded’. Bahkan, ‘foreign investor minded’.
“Buntutnya, apa yang sudah kita miliki sendiri, terutama soal pasar tadi, akhirnya kita jual juga untuk mendatangkan investor, Sehingga kita pada akhirnya terus-menerus mengalami tiga bentuk ketergantungan tadi. Sangat ironis,” paparnya
Tarli menambahkan para pelaku ekonomi rakyat, sebenarnya adalah investor juga, Walaupun investor gurem yang modalnya kecil. Namun, Sambung dia, investor gurem pun jika diakumulasikan akan memiliki pengaruh yang besar sekali.
“Nah Itulah yang tidak dilirik oleh ekonom kita, Sehingga, kalau kita ngomong investasi ekonomi, dalam bayangan kita sudah terbingkai selalu hanya investor asing, atau modal-modal besar saja.” Tutupnya

Jum’at, 11 Desember 2015/Jurnalis: Adista Pattisahusiwa/Editor: Gani Khair
Foto: Dokumentasi CDN
Lihat juga...