Persaudaraan Madani, Cara Pemkot Kendari Lawan Kemiskinan

Alamsyah Lotunani, kain tenun merah maron.
KENDARI—Pemerintah Kota Kendari punya cara tersendiri menekan angka kemiskinan, tanpa membebani sumber  dana APBD dan APBN. Namanya Program Persaudaraan Madani. Program dimana antara keluarga yang mampu dipersaudarakan dengan keluarga miskin. Program melawan kemiskinan ini dimulai sejak tahun 2008 sampai 2015 sekarang. Program tersebut diluncurkan Asrun Walikota Kendari bersama Musadar Mappasomba Wakil Kota Kendari.
Menurut Alamsyah Lotunani kepada Cendana News, Jumat (11/11/2015), Program Persaudaraan Madani sejak diluncurkan hingga sekarang sudah mempersaudarakan sebanyak 1.228 Kepala Keluarga (KK).
“Dalam rangka mengatasi angka kemiskinan yang terjadi di Kendari, maka Pemerintah Kota Kendari menyiasati melalui program Persaudaraan Madani. Program ini sangat efektif, karena melibatkan langsung antara keluarga mampu dengan keluarga tak mampu,” jelas Alamsyah Lotunani, mantan Kepala Bappeda Kota Kendari.
Rinciannya sebanyak 685 KK mendapatkan program pemberdayaan lapangan pekerjaan, kemudian 355 KK memperoleh program bedah rumah dari tidak layak huni menjadi layak. 
Untuk bantuan pendidikan, ada 154 KK yang sudah mendapatkan. Anak-anak yang tidak mampu membiayai pendidikannya, diberi bantuan dari saudara angkatnya.  Serta 101 KK yang memperoleh bantuan pemberdayaan keluarga, agama dan lain-lainnya. 
Diharapkan pihak keluarga atau perusahaan yang ingin terlibat dalam Program Persaudaraan Madani, dapat berpartisipasi langsung menekan angka kemiskinan. 
Menekan angka kemiskinan, bukan hanya tanggungjawab sepenuhnya pemerintah tapi juga tanggungjawab semua elemen masyarakat. “Karena itu saya mengajak agar ikut terlibat langsung memerangi kemiskinan melalui Persaudaraan Madani di Kota Kendari,” ajak Alamsyah.

Jum’at, 11 Desember 2015/Jurnalis: Rustam/Editor: Gani Khair/Foto: Rustam
Lihat juga...