Petugas KPPS di Mataram Temukan Ratusan Daftar Pemilih Ganda

Ketua KPPS satu Lingkungan Pusakan, Kelurahan Pejanggik Kota Mataram, Noor Rahmat saat menunjukkan daftar pemilih ganda 
MATARAM — Selain tingkat partisipasi masyarakat rendah, pelaksanaan Pilkada Kota Mataram juga banyak diwarnai kesalahan pada data pemilih, dimana banyak ditemukan daftar pemilih ganda dan fiktif oleh petugas KPPS dan pengawas TPS saat pencoblosan berlansung. Tercatat dari 12 TPS terdapat 400 DPT yang ganda dan fiktif.
“Kita banyak menemukan daftar pemilih ganda dan fiktif, di mana dalam satu kelurahan satu orang pemilih namanya ada terdaftar di dua TPS,” kata Ketua KPPS TPS satu Lingkungan Pusaka Kelurahan Pejanggik, Rabu (09/12/2015).
Tidak hanya itu, pemilih yang sudah meninggal, namanya masih ada di DPT dan hal tersebut cukup merepotkan petugas KPPS.
“Berdasarkan data yang kami himpun jumlah pemilih yang namanya dobel dan meninggal ada 45 orang, dengan rincian lima orang meninggal dan 40 di antaranya namanya dobel,”sebutnya.
Terpisah, Lurah Pejanggik, Baiq. Baktiyanti mengaku masih ditemukannya data pemilih doubel dan sudah meninggal masih terdaftar yang dikeluarkan KPU Kota Mataram, padahal dari pihak kelurahan sendiri, pemutahiran data sudah dilakukan, tapi masih saja persoalan sama selalu terulang setiap tahun.
“Pemutahiran data pemilih jauh hari sudah dilakukan pihak kelurah, tapi kenapa persoalan data pemilih doubel dan sudah meninggal masih saja ditemukan, meskinya ini menjadi bahan evaluasi bagi KPU Kota Mataram,” ungkapnya.
Yanti mengatakan kasus doubel nama pemilih dan masih terdapatnya daftar nama pemilih yang sudah meninggal hampir terdapat di 12 TPS yang ada di Kelurahan Pejanggik dengan jumlah keseluruhan mencapai 400 ratus orang.
RABU, 09 Desember / Jurnalis : Turmuzi / Foto: Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo 
Lihat juga...