Pilkada Manado di Tunda, TPS Pilgub Sulut Sepi Pemilih

Suasana di salah satu TPS di Manado
MANADO — Ditundanya Pemilihan Wali Kota Manado oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah setelah keluar putusan sela dari PTUN setempat berimbas pada pemilihan Gubernur Sulawesi Utara. Terlihat tempat pemungutan suara sepi dari pemilih.
Seperti yang terjadi di TPS XIV Kelurahan Winangun 1 Manado, sejak pagi hingga siang ini terlihat masih sepi pemilih untuk datang memberikan hak suaranya untuk memilih Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.
Menurut petugas di TPS baru ada 50 pemilih yang datang, dari ratusan pemilih yang terdata dalam DPT. Sehingga ini akan menambah jumlah golput di pemilhan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.
“Disini ada 476 pemilih yang terdaftar dan baru sedikit yang memilih dan memberikan hak suaranya di TPS,” kata Jemmy Suawa petugas di TPS XIV yang ditemui sekitar pukul 11.00 WITA oleh Cendana News, Rabu (09/12/2015).
Selain itu Jemmy mengatakan, banyaknya warga yang tidak memilih disebabkan karena banyak yang tertarik untuk memilih di Pilkada Wali kota Manado, namun karena pihak KPU menunda, sehingga pemilih malas untuk datang  ke TPS. 
“Banyak warga yang baru tahu pagi tadi kalau Pilkada Manado di tunda, sehingga warga enggan datang ke TPS, namun kita berharap hingga TPS ditutup pemilih bisa datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya,” ungkapnya.
Sebelumnya, Majelis Hakim Pegadilan Tata Usaha Negara (PUTN) Tinggi Makassar mengabulkan sebagian permohonan yang diajukan oleh salah satu pasangan calon (Paslon) Jimmy Rimba Rogi dan Bobby Daud yang sebelumnya dianulir KPU Manado.
Dalam sidang PTUN Makassar, ketua majelis hakim yang dipimpin Hariyanto mengeluarkan putusan sela, dengan meminta pihak KPU setempat menunda pilkada serentak di Manado sampai putusan akhir yang akan dibacakan pada pekan mendatang.
RABU, 09 Desember / Jurnalis : Ishak Kusrant / Foto: Ishak Kusrant / Editor : ME. Bijo Dirajo 
Lihat juga...