Polda Sultra : Kasus Narkoba di Sulawesi Tenggara Mengalami Penurunan

RABU, 23 DESEMBER 2015
Jurnalis: Rustam / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Istimewa

KENDARI—Polda Sultra berhasil menangkap 282 tersangka dari 226 kasus Narkoba sepanjang tahun 2015. Angka ini mengalami tren penurunan jika dibandingkan tahun 2014 yang mencapai 308 tersangka dari 245 kasus.

Kompol Dolfi Kumaseh,
Kasubbid Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sultra.
“Tahun lalu ada 245 kasus dengan jumlah tersangkanya 308. Tahun ini dari 226 kasus, yang dinyatakan tersangka 282,” kata Kompol Dolfi Kumaseh, Kasubbid Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sultra.
Barang bukti (BB) yang berhasil disita, antara lain 290,64 gram jenis sabu-sabu, ganja 20,830 gram, 10 butir pil ekstasi, dan 3.616 butir somadril. Kemudian BB lain, 428 botol dan 1.860 liter bahan berbahaya lainnya.
Dari 226 kasus yang ditangani sepanjang tahun 2015, menurut Dolfi, jenis kelamin pria yang mendominasi jadi tersangka, sebanyak 228 orang. Sedangkan jenis kelamin perempuan 54 orang, sehingga total tersangka 228 orang.
Untuk jenis pekerjaan atau profesi, pekerja wiraswasta yang mendominasi. Jumlah tersangkanya 184 orang. Kemudian petani dan buruh 65 orang, ibu rumah tangga 18 orang. 
Ironisnya, dalam tahun 2015, aparat kepolisian juga menetapkan oknum anggota polisi yang jadi tersangka sebanyak 6 orang. Semestinya enam oknum Polisi yang jadi tersangka ini memberi contoh yang baik kepada masyarakat, bukan malah iku-ikutan mengkonsumsi Narkoba. 
Selain oknum polisi jadi tersangka, ada 5 orang bertatus PNS ikut tersangka. Pelajar dan mahasiswa hanya 4 orang.
Lihat juga...