Rapor Merah dari Ombudsman, Pemkot Balikpapan Bentuk Unit Pengaduan Pelayanan Publik

SELASA, 29 DESEMBER 2015
Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN—Menindaklanjuti rapor merah yang diberikan Ombusdman kepada Pemerintah Kota Balikpapan khususnya pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yakni Dinas Kesehatan Kota dan Pekerjaan Umum, akan dibentuk Unit Pengaduan Pelayanan Publik.


Walikota Balikpapan, Rizal Effendi,  menjelaskan laporan merah yang diberikan Ombudsman itu menjadi catatan dan perbaikan pada kinerja SKPD yang diberi rapor merah. Dan pihaknya tidak akan mempersoalkan hal tersebut.
“Yang penting kita benahi kedepan. Saya juga kalau membela diri juga ngak pernah saya sampaikan. Cuma yang berada di Balikpapan penilaian lebih intensif belum tentu daerah lain. Belum tentu itu yang terjelek. Tapi kita akan perbaiki,” bebernya, Selasa (29/12/2015).
Selain itu, Rizal meminta kepada SKPD-SKPD untuk melakukan perbaikan pelayanan sehingga tahun 2016 menjadi tahun perubahan bagi peningkatan pelayanan publik. Bahkan untuk mengakomodir pelayanan publik, pihaknya akan bentuk unit pengaduan pelayanan publik.
“Jadi itu yang menampung keluh kesah masyarakat. Bahkan itu di hari libur akan dibuka karena masyarakat punya waktu itu di hari libur. Jadi unit tersenut yang menampung pengaduan dan menindaklanjuti kepada SKPD terkait,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Balerina JPP, mengatakan akan mendalami temuan Ombudsman dan ini untuk perbaikan pelayanan ke depannya.
Ia menambahkan selama ini sudah memiliki prosedur pelayanan yang sudah ditampilkan dalam pelayanan publik maupun perijinan kesehatan.
“Semua prosedur ada semua disitu, semua lengkap ada bagan dan alurnya,” tutupnya. 
Lihat juga...