Rumah Kos Putri Terbakar, Penghuni dan Tetangga Tidak Tahu Siapa Pemiliknya


SURABAYA—Rumah kos putri yang terletak di Perumaham Wisma Permai Tengah Gang V CC 42 Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya pada pukul 15.50 WIB. Munip, salah satu petugas keamanan di perumahan tersebut menyampaikan bahwa ia baru mengetahui adanya kebakaran ketika ia menjalankan tugasnya untuk keliling perumahan guna melakukan pengamanan. 
“Saya melihat titik api dari atas, lalu saya memanggil kawan-kawan lain dan menghubungi Damkar (Pemadam Kebakaran),” terangnya kepada Cendana News, Kamis (10/12/2015).
Salah satu korban sekaligus penghuni kosan putri, Widya Nur Azizah (21 tahun) mengaku kaget saat menuju kosannya. “Awalnya saya mau pulang, ambil laptop. Tapi, saya heran banyak warga yang berkerumun. Saya kira ada maling, ternyata kosan saya terbakar,” ucapnya sembari menahan air mata.
Ia mengaku semua barangnya ada di dalam kamar kosannya di lantai dua. Barang yang bisa ia selamatkan hanya beberapa buku, dan baju yang ia pakai ke kampus. 
Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) ini menambahkan bahwa ia tidak mengetahui pemiliknya siapa, hanya mengetahui anak pemilik kosan bernama Najma. 
“Kerugian yang dideri kami anak kos, menurut saya ada puluhan juta, karena hampir semua anak kos memiliki alat elektronik di kamar, seperti laptop, ponsel, kamera, pemanas air, pemasak nasi dan alat elektronik lainnya, semuanya masih di kamar,” sambungnya. 
Sama dengan Widya Nur Azizah, HM. Agus Subekti selaku Ketua RT 3 RW 6 Perumahan Wisma Permai Tengah, pun tidak tahu siapa pemilik rumah kos tersebut. 
“Karena tidak ada laporan, saya tidak tahu nama pemiliknya. Tapi, yang saya tahu pemiliknya orang Gresik,” katanya. Ia menambahkan, ada 14-15 orang penghuni yang tinggal di rumah kos berlantai dua ini. 
Tetangga sekitar pun hanya mengaku kaget dengan adanya kebakaran yang terjadinya begitu cepat tanpa bisa menyebutkan secara jelas siapa pemilik rumah kos putri tersebut.
“Saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong, sehingga tidak ada korban yang luka-luka maupun meninggal. Tetapi, kerugian ditaksir hingga puluhan juta Rupiah” jelas salah satu tetangga yang enggan disebutkan namanya.
Salah satu petugas pemadam kebakaran menjelaskan bahwa mereka mendapat laporan kebakaran sekitar pukul 13.00 WIB, sebanyak enam mobil pemadam kebakaran diterjunkan dan enam orang petugas kesehatan dari PMI Kota Surabaya. Proses pembasahan berlangsung selama 20 menit, benda yang bisa diambil petugas pemadam kebakaran sebuah laptop, kamera DSLR, dan charger. Selebihnya, hangus dilalap si jago merah. 
Kamis, 10 Desember 2015/Jurnalis: Olin/Editor: Sari Puspita Ayu/Foto: Olin
Lihat juga...