SMKN 1 Sragi Gelar Berbagai Kegiatan Seni Usai Ujian Semester


LAMPUNG—Isi kegiatan Class Meeting seusai kegiatan semester ganjil, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sragi melakukan berbagai kegiatan. Kegiatan yang dilakukan selama satu hari di lingkungan sekolah tersebut diantaranya Semarak Class Meeting yang dimeriahkan dengan berbagai kegiatan.
Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh para siswa dari tiga jurusan diantaranya fashion show daur ulang, pelatihan jurnalistik, pameran karya siswa otomotif dan kegiatan safety riding dari salah satu dealer sepeda motor.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore tersebut  merupakan kegiatan yang bekerjasama dengan Komunitas Jurnalis Harian Lampung Selatan (KJHLS),Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lampung bekerja sama dengan Pemkab Lampung Selatan, Tunas Dwipa Motor bahkan melibatkan Motor Pustaka milik Sugeng Hariono pegiat gemar membaca di Lampung Selatan.
Menurut Kepala Sekolah SMKN 1 Sragi, IWP Pande Adi Gunawan kegiatan semarak class meeting bertujuan untuk mengajak para siswa untuk melakukan hal-hal positif setelah selama sepekan melakukan Ujian Semester. Beberapa kegiatan tersebut diantaranya Pelatihan Jurnalistik yang diikuti oleh siswa yang berminat.
“Pelatihan Jurnalis ini diikuti oleh sebanyak 45 siswa dari semua jurusan yang langsung di pandu oleh para Jurnalis di Lampung Selatan baik cetak maupun elektronik,” Ungkap IWP Adi Gunawan, Saat di temui Cendananews.com di ruang kerjanya (14/12/2015).
Selama kegiatan Pelatihan Jurnalistik berlangsung para siswa mendapatkan materi,Pembelajaran tentang Dasar-dasar jurnalis, Proses pengambilan gambar oleh Ketua KJHLS  Axgies Johanes dan beberapa jurnalis di Lampung Selatan. Selain mendapatkan materi fotografi, penulisan, pengambilan video, para siswa juga langsung mempraktekan ilmu yang mereka peroleh mulai dari, pengumpulan bahan berita hingga menyajikan berita yang diperoleh di lapangan.
Selain Pelatihan Jurnalis Semarak class meeting juga dimeriahkan dengan fashion show recycle (peragaan busana daur ulang) dan kegiatan Break Dance yang merupakan binaan dari Melrani Sida Balok yang merupakan guru seni budaya. Peragaan busana tersebut memperagakan beberapa siswa yang mengenakan pakaian unik hasil daur ulang. 
“Kita sudah mempersiapkan untuk acara peragaan busana daur ulang selama sepekan mulai dari mencari bahan hingga merangkainya menjadi busana”, ungkapnya. 
Dalam peragaan busana yang menyita perhatian para siswa tersebut ditampilkan beberapa busana daur ulang berbahan gelas plastik bekas, Koran bekas, kardus bekas serta bahan lainya yang dirancang sedemikian rupa hingga tercipta sebuah karya seni yang unik dan kreatif.  Busana tersebut ditampilkan meniru ajang peragaan busana berkelas nasional dengan cara para model memamerkan kostum tersebut di hadapan ratusan siswa.
“Para siswa tampak terlihat antusias menyaksikan peragaan busana bahkan beberapa siswa sempat mengabadikan dengan kamera ponsel mereka dan mengunggah ke jejaring sosial Facebook”,ucap wanita berparas cantik tersebut.
Selain kegiatan tersebut ada beberapa kegiatan yang cukup menarik diantaranya, pameran kreasi siswa dari Jurusan Otomotif. Beberapa yang dipamerkan berupa panel kelistrikan mobil, 2 mesin rakitan motor, miniatur hidrolik escafator serta sederet prestasi yang di tunjukan dari beberapa piala yang didapat oleh siswa Jurusan Otomotif.
Kegiatan lain yang sangat antusias diikuti oleh siswa yakni kegiatan riding test, yang langsung dipandu oleh team dari Tunas Dwipa Matra Pematang Pasir. Puluhan siswa bahkan secara langsung ikut serta ambil bagian dalam menguji kemampuan berkendara mereka dengan beberapa rintangan yang dipersiapkan dilapangan.
Kegiatan class meeting yang dilakukan dari pagi hingga sore tersebut menurut salah satu siswa,Asfaroni dari jurusan otomotif mengaku sangat senang sekolah melaksanakan iven sejenis ini yang mendorong kreatifitas siswa semua jurusan.
“Kalau bisa acara seperti ini bisa dilakukan secara rutin sesudah semesteran karena menjadi sarana positif bagi siswa untuk aktualisasi diri serta memperlihatkan karya-karya siswa tersebut”,ungkap Asfaroni.
Akhir dari kegiatan ini selain mendapatkan ilmu beberapa siswa merasa senang mendapatkan hadiah menarik dari sponsor, Sementara itu siswa yang mengikuti Pelatihan Jurnalistik mendapatkan piagam sebagai tanda telah mengikuti kegiatan Pelatihan Jurnalistik. Piagam tersebut diharapkan bisa digunakan untuk bekal bagi siswa yang ingin menekuni dunia Jurnalistik atau melanjutkan ke jenjang pendidikan di bidang komunikasi.
Selasa, 15 Desember 2015/Jurnalis: Henk Widi/Editor: Gani Khair/Foto: Henk Widi
Lihat juga...