Sosialisasi Pemilukada KPU Dinilai Hanya Sekedar Seremoni

Agatha Retnosari anggota DPRD Jatim
SURABAYA — Anggota DPRD Jawa Timur, Agatha Retnosari menilai, sosialisasi pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) hanya sebagai formalitas.
“Dana APBD senilai Rp 100 miliar lebih yang diperuntukkan dalam Pilkada Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo tidak berdampak signifikkan dengan sosialisasi yang telah dilakukan oleh KPU,”sebutnya di Surabaya, Jumat (04/12/2015).
Ia menilai, sosialisasi yang ada masih dalam model lama, serta penempatan baliho dan spanduk yang buruk dan alat peraga kampanye yang rusak tidak segera diganti. KPU dan Panwaslu diharapkan bisa menjaring pemilih lebih banyak, melalui sosialisasi yang menarik dan atraktif.
“Itu uang rakyat lho yang dipakai. Mbok ya jangan asal-asalan,” jelasnya.
Dengan cara seperti ini, Agatha yakin bahwa nantinya kehadiran jumlah pemilih di TPS akan sama saja dengan pemilu sebelumnya.
“Bisa dipastikan, bila dalam waktu yang tersisa ini KPU dan Panwaslu sebagai penyelenggara pemilu tidak memperbaiki diri, maka kehadiran pemilih di TPS akan turun,” tutupnya.
Jumat, 04 Desember / Editor : ME. Bijo Dirajo / Jurnalis : Charolin Pebrianti / Foto: Charolin Pebrianti
Lihat juga...