Tabrakan Metro Mini dengan KRL, 18 Orang Meninggal Dunia

Kasubditgakum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto
JAKARTA — Kasubditgakum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto dan Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Musafak menyebutkan, hingga pukul 16:25 WIB, korban tewas akibat kecelakaan Metro Mini dengan Kereta Rel Listrik ( KRL ) di Muara Angke, Jakarta Utara bertambah dari semula 17 orang menjadi 18 orang, sedangkan 6 orang sisanya luka – luka, total penumpang berjumlah 24 orang.
Jumlah tersebut termasuk pengemudi atau sopir Metro Mini bernama dan kenek bus serta belasan korban penumpang Metro Mini lainnya. Rencananya semua jenazah korban akan dibawa ke RSCM untuk memudahkan proses administrasi dan kompensasi. Hingga berita ini ditulis, 15 jenazah sudah berada di kamar mayat RSCM, sedangkan 3 jenazah lainnya masih berada di rumah sakit Sumber Waras.
Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Musafak
” Sampai saat ini, dari total penumpang sebanyak 24 orang, 18 penumpang bus Metro Mini diantaranya telah meninggal dunia, termasuk pengemudi dan kenek Metro Mini, sedangkan sisanya 6 penumpang lainnya mengalami luka ringan hingga luka berat ” terang Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Musafak, saat jumpa pers kepada para media di kamar mayat RSCM.
Sebelumnya, sebuah bus Metro Mini ukuran sedang angkutan penumpang umum hancur berantakan akibat terlibat insiden kecelakaan maut karena bertabrakan dengan Kereta Rel Listrik ( KRL ) di perlintasan kereta api dekat dengan stasiun Angke, Muara Angke, Jakarta Utara.
Menurut data yang diterima Cendana News dari National Traffic Management Center ( NTMC ) Mabes Polri, peristiwa kecelakaan maut tersebut terjadi pada sekitar pukul 09:00 WIB, Minggu (6/12/2015).
MINGGU, 06 Desember / Jurnalis : Eko Sulestyono/ Foto: Eko Sulestyono / Editor : ME. Bijo Dirajo 
Lihat juga...