Tekan HIV AIDS di Sulut, Aktifis Prolive Gelar Penyuluhan di Sekolah

Suasana penyuluhan HIV di salah satu Sekolah di Manado
MANADO — Menekan angka HIV / AIDS di Sulawesi Utara (Sulut), Aktifis Prolive Indonesia yang bergerak di bidang HIV dan Pergaulan Bebas terus melakukan penyuluhan di Sekolah.
Menurut Koordinator Prolive Indonesia, Alfonsina, data yang diterima dari dinas Kesehatan Provinsi Sulut ada lebih dari 60 bayi saat ini mengidap HIV/AIDS, yang penularannya disebabkan karena pengaruh orang tua dan pernikahan dini, sehingga jika tidak dicegah dari sekarang, maka HIV/AIDS di Sulut ibarat gunung es yang terus muncul, akibat pergaulan bebas yang kami lihat sudah membudaya di daerah nyiur melambai ini.
 “Kami terus melakukan penyuluhan-penyuluhan di sekolah, baik, mulai dari tingkat SD hingga SMA, untuk memberikan edukasi agar generasi muda sekarang bisa menjaga diri dari pergaulan bebas,”  ungkapnya kepada Cendana News, Rabu (02/12/2015).
Lebih lanjut dikatakan Alfonsina, dalam waktu dekat pihak Prolive Indonesia akan membentuk ribuan relawan yang akan dilatih untuk menjadi tenaga penyuluh lapangan, yang akan turun ke masyarakat, terutama disekolah-sekolah dan tempat ibadah, sehingga penyebaran HIV/AIDS di Sulut bisa ditekan.
“Kami sangat prihatin melihat data dari Dinas Kesehatan, ada lebih dari 60 Balita yang saat ini mengidap HIV/AIDS, dan rata-rata penyebabnya karena orang tua yang terlibat pergaulan bebas,” katanya.
Selain itu ia juga menyatakan, sebagai kota yang maju dan cepat pertumbuhan bisnisnya, Pemerintah harus segera menata dengan baik, agar penyakit menular masyarakat terutama pengidap HIV/AIDS bisa dicegah, karena jika tidak kata Alfonsina derah ini bisa menjadi gudang penyakit lebih khusus HIV/ AIDS.
Kamis, 03 Desember / Editor : ME. Bijo Dirajo / Jurnalis : Ishak Kusrant / Foto: Doc Narsum
Lihat juga...