Tiga Puluh Persen Sungai di NTB Tercemar Limbah


MATARAM—Kepala Badan Lingkungan Hidup Nusa Tenggara Barat (NTB), Hery Erfan Rayes mengatakan tiga puluh persen dari sungai yang ada di NTB mengalami pencemaran akibar limbah rumah tangga dan perusahaan yang beroperasi di NTB
Hal tersebut disampaikan Hery dalam keterangan pers menjawab pertanyaan wartawan terkait kondisi sungai terkini di NTB di hotel Puri Indah Mataram, Senin (14/12/2015)
“Hasil temuan dan uji laboratorium BLH NTB di lapangan, ada sekitar 30 persen sungai di NTB yang tercemar akibat limbah industri dan rumah tangga” kata Hery
Limbah rumah tangga dimaksud, selain berupa sampah, juga akibat pola hidup sebagian masyarakat yang masih buang air besar di sungai saat musim kering.
Sementara limbah perusahaan dari prusahaan sendiri juga bisa berupa sampah dan kotoran aktifitas produksi perusahaan lain, bahkan rumah sakit Harapan Keluarga juga termasuk rumah sakit yang pernah masik kategori hitam dalam hal pengelolaan limbah yang mengakibatkan cemaran, tapi sekarang sudah ada perbaikan
“Pembinaan hingga teguran tertulis bagi perusahaan yang masih belum memenuhi SOP dalam hal pengelolaan limbah dan sampah terus dilakukan, bahkan sangsi berupa pencabutan izin operasi kalau tidak mengindahkan peringatan BLH NTB” ungkapnya
Lebih lanjut Hery menjelaskan bagaimanapun, sungai tidak hanya menjadi sumber penghidupan bagi spesies ikan, tapi juga masih banyak dimanfaatkan warga untuk kebutuhan MCK (Mandi, Cuci, Kakus), karena itu kebersihannya harus tetap dijaga.

Senin, 14 Desember 2015/Jurnalis: Turmuzi/Editor: Gani Khair/Foto: Istimewa
Lihat juga...